SuaraSumsel.id - Usai diterpa masalah keretakan rumah tangga, Ayus Sabyan ternyata tidak berhenti langkah. Dengan group Gambus Sabyan yang dibentuknya sejak awal, ia kembali mengeluarkan lagu terbaru.
Sontak, lagu ini kemudian menyorot perhatian publik yang lebih banyak menyeyangkan sikapnya untuk menjalin kasih asrama meski sudah memiliki istri dan dua anak.
Publik pun menyoroti lirik lagu ciptaan Ayus yang memang dikenal penuh makna saat menelurkan karya.
Lagu yang diupload di akun Youtube ini sudah ditonton ribuan penggemarnya. Tidak hanya di YouTube, di akun media sosial terkonfirmasi milik Nissa Sabyan pun mengunggah potongan syair lagu tersebut.
Meski baru diunggah sehari, potongan lagu ini sudah dinikmati 3,7 penguna media sosial instagram.
Video cuplikan lirik lagu ini memperlihatkan Ayus dan lainnya duduk di sebuah bangku kemudian bangkit meninggalkan bangku tersebut.
Sementara terakhir video memperlihatkan Nissa yang tengah duduk terdiam, namun raut mukannya sedih dan menangis.
Potongan video lagu itu menyanyikan lirik Robbana atina fid duniya hasanah, Wa fil akhiroti hasanah wa qina 'adzabannar.
Lirik ini ialah potongan dari surat Albaqoroh ayat 201 yang dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai doa keselamatan.
Baca Juga: Pengamat Politik Sumsel Joko Siswanto Berpulang, Ini Kenangan Para Sahabat
“Ya Allah, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah kami dari siksa neraka," Al Baqoroh ayat 201.
Selain potongan ayat tersebut, lirik lagu yang diciptakan Ayus juga sempat menyinggung kata khilaf.
Begini lirik lagunya:
Letihnya mencari jawaban misteri
Larut ku dalam lamunan angan tak bertepi
Jiwa yang tak tenang hati yang tenggelam
Khilaf ku untuk relakan sgala yg ku genggam
Robbana atina fid duniya hasanah
Wa fil akhiroti hasanah wa qina 'adzabannar
Rasa yg kau beri bukan yg ku pinta
Ku pasrah dan menerima ku serahkan semua
Jalan tak berarah ke mana melangkah
Membawa cinta bersama luka yg ku rasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?