SuaraSumsel.id - Nasib 30 Kepala Keluarga (KK) di Kota Palembang, Sumatera Selatan ini terasa berbeda. Berada di tengah kota Palembang, Sumatera Selatan, ternyata selama tiga puluh tahun terakhir belum pernah merasa aliran listrik.
Berada di aliran Sungai Borang Kelurahan Sukamulya, jalan Karya Murni Palembang, ke 30 kepala keluarga (KK) ini hanya memanafaatnya tenaga listrik dari diesel.
Menuju ke lokasi inipun harus menempuh waktu satu jam guna menempuh Sungai Borang.
Ketua RT 10 Pak Anwar (60) menceritakan jika masyarakat sudah tinggal lebih dari 30 tahun, tepatnya dari 1991. Namun selama itu, masyarakat belum pernah mendapatkan aliran listrik atau program pemerintah menyalurkan listrik ke wilayah tersebut.
"Kami pakai diesel tapi memang sulit dan berat jika tidak ada listrik," ujar dia saat kunjungan Wakil Wali Kota Palembang, Selasa (2/3/2021).
Saat Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda mendatangi lokasi tersebut, ia mengaku terkejut dengan pelayanan listrik yang belum masuk, termasuk akse sekolah anak-anak yang tidak banyak pilihan dan akhirnya bersekolah di mandrasah miliki daerah tetangga.
"Saya sangat terkejut sekaligus tidak percaya saat kota Palembang sudah maju bahkan sudah lama menjadi kota metropolitan terdapat suatu daerah di pelosok kota Palembang belum mendapatkan pelayanan listrik," ujarnya, Selasa (2/3/2021).
Selai akses penerangan, akses jalan pun sangat dibutuhkan masyarakat.
"Masyarakat ingin kawasan betul-betul segera dialiri listrik karena sudah puluhan tahun mengalami kondisi yang tidak nyaman dan sudah banyak warga yang pindah karena membutuhkan listrik dalam keseharian mereka," ujarnya.
Baca Juga: Status Siaga Ditetapkan Lebih Cepat, Desa Rawan Karhutla Sumsel Menurun
Berita Terkait
-
Brukk! Truk Sampah Tabrak Tiang Listrik di Sentul Bogor
-
Usung Bandar Sriwijaya, Konsep Pariwisata Pulau Kemaro Dikembangkan Swasta
-
Peta Jalan Kendaraan Bermotor Listrik Diharapkan Jangan Meleset
-
PGN Pasok Gas ke Pembangkit Listrik Muara Tawar
-
Kerja Sama Yamaha dan Honda dalam Produksi Baterai Sepeda Motor Listrik
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Wagub Babel Hellyana Ditahan Usai Divonis Penjara 4 Bulan
-
Apa Itu Senjata Rakitan Jenis Korek Api? Senjata yang Dipakai Sertu MRR Tembak Pratu Ferischal