SuaraSumsel.id - Artis Uya Kuya mengungkapkan jika ia dan istri sempat terpapar covid 19. Ia pun mengungkapkan biaya pengobatan bersama sang istri saat terpapar virus asal Wuhan, China tersebut.
Jika ditotal, baik Uya Kuya dan istri mengeluarkan biaya pengobatan hingga ratusan juta mencapai Rp 233 juta.
"Mau tahu guys, biaya gue selama di rumah sakit selama sembilan hari? Rp 130 juta sekian. Astrid, Rp 103 juta. Mahal guys," kata Uya Kuya di kanal YouTubenya, seperti dilansir dari matamata.com, Senin (15/2/2021).
Menurut Kuya, pamer biaya pengobatan itu bukan karena ingin memperlihatkan kekayaannnya namun ingin mengingatkan masyarakat agar perawatan pasien covid 19 tidaklah murah.
Sehingga ia berpesan, agar para penonton akun Youtubenya jangan sampai terpapar Covid 19.
"Jangan kena Covid-19, karena mahal," ucap presenter 45 tahun ini.
Biaya perawatan Uya Kuya dan istri yang mahal disebabkan karena jenis obatnya mahal. Menggunakan obat mahalagar penyakit tersebut dapat hilang dari tubuhnya.
"Gue rasakan kalau mau makan, enek, muntah. Padahal kalau kena Covid-19 harus makan. Diinfus masuk makanan, sampai obat termahal juga," tutur mantan personel band Tofu ini.
Selama menjalani perawatan di rumah sakit, Uya Kuya nyaris dilanda ketakutan. Ayah dua anak ini khawatir nyawanya terenggut karena Covid-19.
Baca Juga: Pembangunan Tanjung Carat Didukung DPD: Banyak Investor Datang ke Sumsel
"Obat masuk ke dalam darah, gue itu nangis. Perih banget kayak disayat-sayat, ini penyakit yang kejam, gue takut meninggal," kata lelaki asal Bandung tersebut.
Bahkan Astrid yang menemani Uya Kuya ikut was-was. Lantaran saturasi oksigen suaminya menurun saat tidur.
"Nah pas oksigen menurun, bunyi tuh alatnya. Setiap malam saturasinya turun, aku tidak bisa tidur," ujar sang istri, Astrid.
Beruntungnya, nyawa Uya Kuya dan istri tertolong.
Melalui video itu, Uya Kuya memperingatkan masyarakat waspada atas kondisi badannya.
"Jangan bercanda sama penyakit ini, gue aja masih ngos-ngosan, gemetaran. Jangan bilang Covid ini berbahaya buat orang yang udah tua atau punya penyakit bawaan. Sebab temen gue yang umurnya 32 tahun meninggal karena Covid-19 guys," kata Uya Kuya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur
-
Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api
-
Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah
-
Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik
-
Asap Karhutla Mengepung Palembang, Keluhan Pernapasan Memburuk pada Pasien Rentan