SuaraSumsel.id - Ditemukan kerangka tulang kaki di tepian Sungai Ogan, Seri Menanti Muara Kuang, Ogan Ilir Senin (1/2/2021). Selain tulang, juga ditemukan sisa pakaian yang masih melekat.
Polisi berusaha mengindentifikasinya temuan kerangka tulang itu untuk dibawa ke rumah sakit Hasan Palembang.
Namun meski polisi berupaya mengidentifikasi, namun orang tua dan pihak kluarga menyakini jika temuan tulang tersebut ialah milik Ahmad Zaki Zukri.
Ahmad Zaki Zukri ialah seorang penghapal alquran atau hafiz yang tenggelam beberapa waktu yang lalu saat menghadiri pekan pengajian Ponpes Al Ittifaqiah, Ogan Ilir.
“Dari pakaian, orang-orang pondok juga kesaksian teman-temannya sama. Kami yakin bahwa itu punya anak kami,” ujar Eni Yunita, ibu Ahmad Zaki Zukri seperti dilansir dari Sumselupdate - jaringan Suara.com, Kamis (4/1/2021).
Diberitakan pada akhir Oktober lalu, santri di pensantren Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan, Ahmad Zaki Zikri bin Ridwan hilang terbawa arus di Sungai Ogan.
Ia tidak terselamatkan setelah dua santri lainnya berhasil diselamatkan warga saat arus sungai deras terjadi pada Jumat pagi tersebut.
Saat itu, kelompok santri yang berjumlah hingga 21 orang mandi di Sungai Ogan.
Pada hari itu ialah hari pertama dimulainya kegiatan khataman Alquran di Pesantren yang berada di Ogan Ilir guna mengisi waktu selama libur panjang.
Baca Juga: Isu Kudeta AHY, DPD Partai Demokrat Sumsel: Baru Tahu Ada Kader Ikut
Pagi harinya, puluhan santri memilih mandi di sungai saat kondisi air pasang dan deras. Meski tidak berbarengan namun mereka mandi secara berkelompok kecil.
“Informasinya sudah sempat diperingati warga jangan ke sungai karena air sedang besar tapi masih saja mandi,” ujar Kapolsek Muara Kuang, Ipda Hendri saat dihubungi Suarasumsel.id, Senin (2/10/2020).
Sampai dengan Senin siang ini, pihak kepolisian, BPBD, dan Basarnas kota Palembang masih melakukan keberadaan santri yang hanyut tersebut.
Berita Terkait
-
Ternyata Letak Cincin di Jari Punya Makna, Kalian Sudah Benar Pakai Cincin?
-
Kisah Guru Cabul 4 Bocah, Korban Diiming-Iming Kado Ultah
-
Nenek 78 Tahun Ingin Punya SIM, Alasannya Bikin Terenyuh
-
Tiga Buaya Muara Dilepasliarkan di Taman Nasional Berbak Sembilang
-
Santri di Banyumas Makan di Nampan, Isinya Cuma Nasi dan Sayur Kangkung
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
HUT RI ke-81, Mitra Grab Palembang Rayakan Semangat Gotong Royong Bersama 810 Mitra
-
Pemkot Palembang Tak Lagi Menanggung 5.502 Guru PPPK, Ini Dampaknya bagi APBD