SuaraSumsel.id - Aplikasi Go Jek melalui layanan Go Send kini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan memudahkan masyarakat mendapatkan obat dan resep dari puskesmas di Palembang.
Driver Gojek akan mengantarkan barang dan dokumen sesuai titik pengambilan dan pengantaran barang. Selain itu, driver Gojek akan mengantarkan obat-obatan yang dipesan oleh masyarakat ke titik pengantaran sesuai permintaan pelanggan.
Untuk mengakses layanan pengiriman obat dan surat rujukan dari puskesmas ini, konsumen cukup mengikuti langkah-langkah berikut :
- Pasien cukup membuka linktree berikut ini: https://linktr.ee/PuskesmasPLM dan memilih puskesmas dengan lokasi terdekat dengan pasien atau puskesmas sesuai dengan faskes BPJS pasien.
- Pasien secara otomatis akan terhubung dengan Whatsapp Customer service yang dipilih
- Pasien akan konfirmasi dengan customer service untuk pengambilan obat / Surat Rujukan.
- Call center akan menyiapkan pesanan dan melakukan order GoSend ke alamat pasien jika pasien bersedia untuk diantar melalui GoSend.
- Customer Service menyiapkan pesanan pasien, menginfokan biaya pengiriman dan meminta alamat lengkap untuk pengiriman menggunakan GoSend. Biaya pengiriman dibayar oleh pasien di alamat yang dituju.
- Jika pasien memesan obat, harus menyertakan kartu KIS/BPJS dan dokumen yang dibutuhkan. Dapat difoto dan dikirim lewat whatsapp kepada Customer Service
- Kerjasama semakin terasa istimewa, karena inisiatif pengiriman obat-obatan dan surat rujukan dari Puskesmas dengan menggunakan layanan GoSend kepada palanggan ini merupakan yang pertama di Indonesia.
Walikota Palembang, Harnojoyo memberikan apresiasi aplikasi Gojek yang memudahkan masyarakat di kota Palembang guna mendapat akses ke obat-obatan dengan aman, terutama di masa pandemi seperti saat ini.
"Apalagi aplikasi ini terbesar di Asia Tenggara, tentu lebih dari cukup untuk melayani 1,7 juta warga Palembang,” katanya dalam keterangan persnya, Selasa (3/1/2021).
Vice President Regional Sumbagsel Gojek Indonesia, Erika Agustine mengatakan Gojek hadir untuk memudahkan masyarakat menyelesaikan berbagai friksi dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai bagian dari upaya untuk memitigasi penyebaran COVID-19 saat ini dan proses adaptasi terhadap tatanan kehidupan yang baru, Gojek berupaya untuk terus bisa diandalkan dalam berbagai situasi melalui pemanfaatan teknologi digital.
Salah satunya adalah kerjasama dengan Dinas Kesehatan di Kota Palembang untuk mengirimkan obat-obatan yang dibeli oleh pelanggan.
"Harapannya, hal ini bisa mengurangi kontak fisik dan menekan laju penyebaran COVID-19. Kami sangat mengapresiasi kepercayaan Pemerintah Kota Palembang terhadap layanan Gojek,”ujarnya.
Baca Juga: Apa Motif Pria Sumsel Coba Bunuh Diri di Subak Aseman? Ini Kata Polisi
Head of Public Policy and Government Relations Gojek Sumatera Bagian Selatan, Kenn Lazuardhi Syarnubi menyatakan kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Palembang ini telah dimulai dengan pilot project di enam puskesmas sejak kuartal akhir minggu lalu.
Berdasarkan pilot project tersebut, hasilnya cukup memuaskan dan memperlihatkan bahwa layanan pengiriman obat dan surat rujukan ini sangat membantu masyarakat mengatasi friksi sehari-hari.
Kerjasama ini dikukuhkan dengan penandatangan piagam kerjasama yang dilakukan Walikota Palembang H. Harnojoyo, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang dr. Fauziah, dan Head of Public Policy and Government Relations Gojek Sumbagsel Kenn Lazuardi Syarnubi pada 2 Februari 2020 silam di Ruang Parameswara Kantor Walikota Palembang.
Dalam menjalankan layanan GoSend ini, seluruh mitra Gojek wajib mengedepankan protokol kesehatan dengan menerapkan jaga jarak sosial (social distancing) serta melengkapi diri dengan masker dan alat perlindungan diri lainnya bagi mitra Gojek.
Berita Terkait
-
Pria Jati Agung Produksi Obat Palsu, Diedarkan ke Warga di Lampung Selatan
-
Kakak Amanda Manopo Jadi Korban Body Shaming, Sampai Nekat Minum Obat Diet
-
Waspada, Kombinasi Obat dan Asupan Makanan Berikut Bisa Berbahaya
-
Overdosis Obat Parasetamol, Kenali Tanda-tanda dan Cara Mengatasinya!
-
Wanita Pukul dan Hendak Masak Kucing di Jakbar, Polisi: Buat Obat Asma
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Cek Fakta: Viral Video Polisi Hancurkan Mobil Warga yang Tak Bersalah, Ini Faktanya
-
Terungkap Jaringan Judol Kamboja di Palembang, 2 Mahasiswa Kelola 200 Akun Facebook
-
Proyek Rumah Limas Tak Pernah Ada, ASN Palembang Didakwa Tipu Korban Rp233 Juta
-
Malam Mencekam di OKU Selatan, Jembatan Gantung Putus dan Lukai 9 Warga
-
Rumah Ditinggal ke Palembang, Emas 23 Suku Milik ASN di Ogan Ilir Raib Digondol Maling