SuaraSumsel.id - Seorang guru yang mengajar di Muara Saling Empat Lawang, Sumatera Selatan , Hendri Agus (39) ini mengaku memiliki kelainan yang dialaminya sejak tiga tahun yang lalu.
Warga Lubuk Tanjung Lubuklinggau Barat II ini menyatakan telah merudapaksa empat bocah akibat kelainan tersebut.
Di hadapan penyidik, ia mengatakan sengaja berkeliling Kota Lubuklingga mencari sasarannya. Setelah bertemu, ia meminta anak tersebut menemaninya mencari hadiah ulang tahun.
JIka da yang mengikuti, maka ia pun mengajak calon korban tersebut dengan menggunakan sepeda motornya.
Saat itulah, kesempatan ia melakukan aksi bejatnya.
“Iya pak saya menyukai anak-anak, dan senang melihat anak-anak,”kata Hendri Agus kepada wartawan, Selasa (2/2/2021).
Hendri menyebut mempunyai kelainan, namun ia belum perna mengkonsultasikan kelainannya itu kepada dokter psikiater. Kelainan pada dirinya itu hanya diungkapkan setelah ia ditangkap polisi.
Dan Kelainan menyukai anak kecil dikatakannya sejak tahun 2018. Setiap ia melihat anak-anak hasrat sexsualnya meningkat.
Sehingga guna melakukan aksi bejatnya, dirinya keliling di Kota Lubuklingga sambi jalan-jalan menggunakan sepeda motor Yamaha XRid.
Baca Juga: Bakal Ditutup, Gerai Giant di Palembang Promo Diskon Besar-Besaran
“Nah disitulah, ketika dijalan ada anak perempuan yang usianya 9 sampai 12 tahun saya hampiri,” kata Hendri yang mengaku sudah memiliki istri.
Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono mengatakan modus yang dijalankan pelaku ialah mengiming-iming hadiah kepada korban. Pihak Polres pun masih mengembangkan karena kemungkinan masih akan ada korban lainnya.
"Polres masih berkordinasi dengan pihak sekolah, jikalau ada korban lainnya," ucapnya.
Reporter : Renaldi
Berita Terkait
-
Dituding Rasisme, Guru Besar USU Prof Yusuf L Henuk Tolak Minta Maaf
-
Soal Rasisme, Mahasiswa Papua Minta Guru Besar USU Prof Yusuf Dicopot
-
PGRI Kritik Kemendikbud, Minta Tak Bikin Komentar yang Meresahkan Guru
-
Guru Nonmuslim Mengajar di Madrasah, Ini Respons PP Muhammadiyah
-
Panas! SBY Singgung Penguasa Politik, Dibalas Sindiran Telak Guru Besar USU
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?