SuaraSumsel.id - Pendakwah Gus Miftah akhirnya bertemu Permadi Arya alias Abu Janda. Percakapan keduanya terasa penuh emosi pada awalnya.
Pertemuan Gus Miftah dan Abu Janda di Podcast Deddy Corbuzier dibagikan pada akun YouTubenya, Senin (1/1/2021).
Video Youtube ini pun telah ramai dikomentari penontonnya.
Percakapan ketiganya dimulai dari Gus Miftah yang mengungkapkan kekesalannya pada Abu Janda, yang seolah tidak menempatkan kata islam dengan tepat.
Ia menyebut, cuitan Abu Janda yang menanggapi tulisan Tengku Zul, malah lebih bersifat provokatif dan seolah menyerang ormas Nadhatul Ulama (NU).
Gus Miftah malah turut membacakan apa isi cuitan Abu Janda yang akhirnya bermasalah saat ini.
“Yang arogan di Indonesia itu adalah islam sebagai agama pendatang dari Arab kepada budaya asli kearifan lokal, haram-haramkan ritual sedekah laut sampai kebaya diharamkan karena alasan aurat,” ucap Gus Miftah membacakan cuitan Abu Janda.
Dalam konteks kalimat ini, baik menjadi kalimat mandiri atau tergabung dalam sebuah komentar, kata Islam dikatakan arogan itu yang cendrung multitafsir.
Karena itu, dengan cukup emosi, Gus Miftah mempertanyakan islam arogan yang bagaimana dimaksud Abu Janda.
Baca Juga: Dua Sidang Gugatan Pilkada di Sumsel Ini Berlanjut di Mahkamah Konstitusi
“Sudah sekian lama saya memedam mau menceramahi dia,” ujar Gus Miftah rada emosi.
Menurut ia, apa yang ditulis Abu Janda malah menimbulkan multitafsir yang kemudian dipersoalkan saat ini.
Tanggapan yang ditulis Abu Janda tidak detail yang menerangkan islam yang arogan tersebut.
“Saya itu, gak enak hatinya, selalu dikaitkan dengan PBNU. Berdampak kan bagi PBNU. Saya juga tidak bisa melarang kamu menjadi bagian NU,” ujar ia.
Itu kenapa, Pendakwah kelahiran kota Lampung ini mengungkapkan alasannya bersedia bertemu dengan Abu Janda.
“Moga-moga. Saya sarankan, lebih banyak lagi ngaji sama kiai. Malah saya ingin mempertemkuan pada kiai-kiai NU,” ujar Gus Miftah.
Berita Terkait
-
Diperiksa Kasus Islam Arogan, Abu Janda: Tak Ada Warga Negara Spesial
-
Bawa Tas Isi Pakaian, Abu Janda Sudah Persiapkan Diri untuk Ditahan
-
Bertemu Abu Janda, Gus Miftah: Kalau Masih Ngeyel Aku Pukulin Beneran
-
Gus Miftah Sarankan Abu Janda Lebih Banyak Ngaji Lagi
-
Selesaikan Kasus Abu Janda, Banser Siap Bantu Polri
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kejati Tegaskan Perbankan Tidak Menikmati Dana Ilegal, Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Sudah Kembali
-
BRILink Agen Bisa Dapat Reward dari BRI, Begini Caranya
-
BRI Hadirkan Program Reward Emas bagi BRILink Agen yang Sukses Tingkatkan Pengguna BRImo
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama