Malah Gus Miftah sempat menyebut Abu Janda tidak memiliki adab dan sopan santun sebagai orang NU.
“Saya tidak melarang, mau menjadi mencounter attack pemahaman radikal, tapi hendaknya santun. Kalimatnya lebih detail dan harusnya lebih bisa bijaksana sebagaimana orang NU,” tegas Gus Miftah.
Abu Janda sebelumnya juga panjang lebar menjelaskan mengenai tulisannya yang dinilai hanya dimaknai sepotong-potong.
Apalagi jika menganggap kalimatnya dianggap berdiri sendiri
“Padahal, tulisan itu ialah tanggapan cuitan Tengku Zul yang berbicara minoritas yang arogan terhadap mayoritas. Dua penggalan kalimat akhirnya itu yang saya mau jawab,” terang Abu Janda.
Meski begitu, Gus Miftah juga berharap agar Abu Janda semakin bijaksana menjelaskan pemahamannya.
“Untungnya dia ini lebih terbuka, jika masih ngeyel tadi, sudah tak pukul-pukul,” timpal Gus Miftah.
Berita Terkait
-
Diperiksa Kasus Islam Arogan, Abu Janda: Tak Ada Warga Negara Spesial
-
Bawa Tas Isi Pakaian, Abu Janda Sudah Persiapkan Diri untuk Ditahan
-
Bertemu Abu Janda, Gus Miftah: Kalau Masih Ngeyel Aku Pukulin Beneran
-
Gus Miftah Sarankan Abu Janda Lebih Banyak Ngaji Lagi
-
Selesaikan Kasus Abu Janda, Banser Siap Bantu Polri
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Siap Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perkuat Kredit Produktif
-
Sebulan Beroperasi, KA Rajabasa Ekonomi Premium Layani 66.521 Penumpang, Hubungkan Sumsel-Lampung
-
Kasus Korupsi Lampu Jalan Palembang Merembet, Wali Kota dan Wawako Bisa Diperiksa
-
Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Tapi 870 Ribu Warga Masih Hidup di Bawah Garis Miskin