Malah Gus Miftah sempat menyebut Abu Janda tidak memiliki adab dan sopan santun sebagai orang NU.
“Saya tidak melarang, mau menjadi mencounter attack pemahaman radikal, tapi hendaknya santun. Kalimatnya lebih detail dan harusnya lebih bisa bijaksana sebagaimana orang NU,” tegas Gus Miftah.
Abu Janda sebelumnya juga panjang lebar menjelaskan mengenai tulisannya yang dinilai hanya dimaknai sepotong-potong.
Apalagi jika menganggap kalimatnya dianggap berdiri sendiri
“Padahal, tulisan itu ialah tanggapan cuitan Tengku Zul yang berbicara minoritas yang arogan terhadap mayoritas. Dua penggalan kalimat akhirnya itu yang saya mau jawab,” terang Abu Janda.
Meski begitu, Gus Miftah juga berharap agar Abu Janda semakin bijaksana menjelaskan pemahamannya.
“Untungnya dia ini lebih terbuka, jika masih ngeyel tadi, sudah tak pukul-pukul,” timpal Gus Miftah.
Berita Terkait
-
Diperiksa Kasus Islam Arogan, Abu Janda: Tak Ada Warga Negara Spesial
-
Bawa Tas Isi Pakaian, Abu Janda Sudah Persiapkan Diri untuk Ditahan
-
Bertemu Abu Janda, Gus Miftah: Kalau Masih Ngeyel Aku Pukulin Beneran
-
Gus Miftah Sarankan Abu Janda Lebih Banyak Ngaji Lagi
-
Selesaikan Kasus Abu Janda, Banser Siap Bantu Polri
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Belajar Mengelola Lahan Tanpa Membakar di Desa Gambut
-
Sidang Roy Suryo, Jokowi Beberkan Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah Pilihan di UGM
-
20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan
-
UIN Raden Fatah Gandeng Alunjiva dan Kedutaan Inggris Gelar Workshop AI for Journalism
-
Kebakaran Pabrik OKI Pulp & Paper Berlangsung 4 Jam, Ratusan Karyawan Berhamburan, Ini Faktanya