Scroll untuk membaca artikel
Tasmalinda
Kamis, 14 Januari 2021 | 15:29 WIB
Pekerja mengangkat olahan tahu di Pabrik Pembuatan Tahu, Jakarta, Minggu (9/9). [Suara.com/Muhaimin A Untung] Pedagang di Palembang kembali berjualan.

Rudi dan sejumlah pedagang lain mendapatkan informasi dari pengelola koperasi bahwa harga kedelai akan bergerak naik lagi yang diperkirakan bakal tembus Rp10.000/kg.

Ayu, salah seorang pembeli di Pasar Perumnas mengatakan dirinya dalam beberapa hari terakhir tidak menjumpai tempe dan tahu di pasar.

“Bahkan di warung pun tak ada, saya baru tahu kalauada mogok. Ini harga sudah naik, ya tidak masalah baru naik Rp1.000 per potong,” kata Ayu.

Pekerja mengangkat olahan tahu di Pabrik Pembuatan Tahu, Jakarta, Minggu (9/9). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Paguyuban Pengusaha Tempe di Palembang sepakat melakukan aksi mogok produksi dan jualan tempe sejak 11 Januari 2021 menanggapi harga kedelai yang meningkat pesat tanpa terkendali, dan membuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tempe terus merugi.

Baca Juga: Ini Makna Jersey PS Palembang, Dikenalkan Usai Klub 10 Tahun Vakum

Mogok berjualan tempe juga pernah terjadi pada 2003, 2008 dan terakhir pada 2011  lantaran pemerintah menyerahkan impor kedelai ke pasar bebas, sehingga harga menjadi tak stabil (ANTARA)

Load More