"Dengan total aset mencapai Rp28,2 triliun. Dana pihak ketiga ( DPK ) Rp 21 Triliun dan penyaluran kredit yang telah mencapai Rp17,5 Triliun. Bank Sumsel Babel selalu berupaya untuk dapat lebih menjangkau setiap nasabah hingga pelosok daerah dengan 250 jaringan kantor yang dimiliki ditambah 450 unit mesin ATM yang tersebar diseluruh daerah," papar ia
Tak hanya itu, Bank Sumsel Babel terus berkembang terbukti dari pertumbuhan market share perbankan di wilayah Sumsel dan Bangka Belitung.
Mulai dari sisi aset market share menempati posisi tertinggi lebih dari 28 % . Dari sisi dana pihak ketiga mencapai posisi tertinggi lebih dari 21 % dan dari sisi Kredit menempati posisi ketiga kurang lebih 17 % .
"Pemprov Sumsel memberikan apresiasi kepada Bank Sumsel Babel karena selain menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit. Bank Sumsel Babel juga aktif dan peduli dengan keadaan sekitar melalui penyaluran bantuan CSR dan bantuan sosial lainnya," tutup Deru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap