SuaraSumsel.id - Pemerintah menginstruksikan kepala daerah, tokoh masyarakat, dan pimpinan institusi akan menjadi orang pertama yang divaksin covid 19 sinovac.
Untuk itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru dipastikan akan menjadi orang pertama yang akan divaksin covid 19.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel, Lesty Nuraini.
Ia membenarkan, Gubernur Sumsel bakal jadi orang pertama di Sumsel yang akan disuntik vaksin Covid-19 pada penyuntikan tahap pertama pada 14 Januari mendatang.
“Sesuai arahan Pemerintah Pusat, Kepala Daerah, tokoh masyarakat dan pimpinan institusi akan jadi orang pertama yang diberikan vaksin Sinovac asal China tersebut. Dan Pak Gubernur Sumsel, H Herman Deru telah mengkonfirmasi bahwa siap menjadi orang pertama yang akan disuntik vaksin,” katanya seperti dilansir Times Indonesia (Jaringan suara.com).
Vaksinasi pada pimpinan daerah diharapkan menjadi orang pertama yang disuntik vaksin, yang merupakan bagian sosialisasi kepada masyarakat guna pentingnya vaksin sebagai antibodi pencegahan virus.
“Penyuntikan vaksin kepada para pimpinan daerah merupakan bentuk sosialisasi kepada masyarakat,” ungkap Lesty.
Sebanyak 30 ribu dosis Vaksin Covid-19 buatan Sinovac telah tiba di gudang penyimpanan vaksin Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel, jalan Mayor Salim Batubara Sekip Pangkal Palembang, Senin (4/1/2021) pagi.
Vaksin Covid-19 ini akan didistribusikan ke 7 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumsel.
Baca Juga: Enam Ribu Nakes di Kabupaten Tegal akan Divaksin Covid-19
Ketujuh Kabupaten/kota tersebut yaitu Kabupaten OKI mendapatkan 3.328 dosis, Muba mendapatkan 3.128 dosis, Banyuasin mendapatkan 2.853 dosis, Ogan Ilir mendapatkan 2.328 dosis, Pali mendapatkan 1.328 dosis, Palembang mendapatkan 14.080 dosis dan Kota Prabumulih mendapatkan 2.816 dosis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duel Maut di Kebun Sawit Muba, Korban Tewas Ditebas di Leher, Benarkah Curi Sawit?
-
99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun
-
PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel
-
Kabut Asap Makin Parah, Unsri Alihkan Kuliah ke Online, Kapan Kembali ke Kampus?
-
KA Bukit Serelo Tabrak Isuzu Panther, Satu Keluarga Jadi Korban: 4 Meninggal, 1 Kritis