SuaraSumsel.id - Jembatan Musi VI direncanakan akan diresmikan, malam nanti (30/12/2020). Peresmian akan berlangsung secara virtual itu akan menampakkan jembatan Musi VI pada malam hari.
Salah satu keindakan jembatan Musi VI tersebut ialah art lighting atau dikenal dengan seni pencahayaan.
Jembatan yang sudah melewati uji beban selama dua pekan terakhir ini, memang dilengkapi dengan art lighting sebagai daya tariknya pada malam hari.
"Oh itu art lighting, lampu bisa berganti warna dan seolah berirama," ujar Plt Kadis Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Sumsel Darma Budhy, Rabu (30/12/2020).
Dijadwalkan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru akan hadir di lokasi peresmian, dan undangan peresmian dibatasi 45 orang. Sementara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat bisa menyaksikannya secara virtual.
"Pak Gubernur akan hadir langsung di lokasi, undangan dibatasi guna mengurangi kerumunan sebagai antisipasi pencegahan penularan virus covid 19," ujar Budhy.
Peresmian jembatan Musi VI menjelang pergantian malam tahun ini, menarik perhatian masyarakat Palembang.
Selain Jembatan Ampera yang sudah dikenal sebagai peninggalan Presiden Soekarno, pemerintah membangun tiga jembatan lainnya guna memecah arus lalu lintas dari Palembang hulu ke hilir.
Jembatan lainnya yang menghubungkan Palembang hulu dan seberang hilir yakni Jembatan Musi II, Musi IV dan kini Jembatan Musi VI.
Baca Juga: Di Terminal Palembang Bebas, Satgas Covid Tak Ada, Rapid Test Tak Diperiksa
Jembatan Musi IV dan Musi VI diproyeksikan menjadi pendukung pelaksanaan Asian Games di kota Palembang, pada tahun 2018 lalu.
Namun, jembatan Musi IV lebih dahulu selesai pembangunannya karena dibiayai oleh pemerintah pusat, sedangkan jembatan Musi VI, penganggaran pembangunan dilakukan pemerintah provinsi Sumatera selatan.
Telah direncanakan sejak 2015, akhirnya jembatan Musi VI sudah bisa dioperasional di penghujung 2020.
Sebelum peresmian, masyarakat yang berada di seberang hulu, tepatnya wilayah 5 Ulu dan di seberang hilir, tepatnya di wilayah Tanggo Buntung sudah memadati jembatan sepanjang 925 meter tersebut.
Masyarakat berswa foto mengabadikan jembatan dengan seni art lighting tersebut.
Selain art lighting, jembatan Musi VI ini juga mengenalkan tanjak sebagai salah satu icon busana tradisional pria asal Sumatera Selatan, atau Palembang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Uang Rp520 Juta Raib dalam Hitungan Detik, Sindikat Pecah Kaca Kembali Beraksi di Sumsel
-
Lewat BRImo, BRI Buka Peluang Investasi Global dengan Reksa Dana USD Batavia
-
Aksi 'Menuju Indonesia Bangkrut' di Palembang Hari Ini, Mahasiswa Bawa 9 Tuntutan ke DPRD
-
Mampukah CFD Ampera Menjadi Malioboro Mingguan Palembang?
-
137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Kembali Mengintai Sumsel?