SuaraSumsel.id - Pernikahan pria desa Talang Piase Musi Banyuasin, Sumatera Selatan berbuntut panjang.
Selain karena pernikahan yang unik, karena pria bernama Suuhan menikahi dua perempuan sekaligus, namun pelaksanaan pernikahan juga melanggar protokol kesehatan (prokes).
Pelanggaran protokol kesehatan ini kemudian ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dan pihak kepolisian.
Dalam kunjungannya ke rumah kedua pengantin, tim gugus tugas covid 19 memberikan sanksi denda kepada pengantin, pihak keluarga dan tamu undangan yang tidak menggunakan masker dan tidak melaksanakan protokol kesehatan (prokes).
"Kita, tim gabungan telah hadir dan memberikan pengarahan, sekaligus menberikan saksi kepada pengantin, tamu undangan berdasarkan penelusuran memang tidak mematuhi protokol kesehatan," ucap Kapolsek Babat Toman, AKP Ali Rojikin dihubungi Suara, Selasa (29/12/2020).
Pemberian sanksi merujuk Perbup Nomor 67 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pola Hidup Masyarakat yang Sehat, Disiplin, dan Produktif di Era Kebiasaan Baru Coronavirus Disease 2019 di Kabupaten Musi Banyuasin.
Pemberian sanksi diberikan kepada 31 orang yang disangkakan pelanggar protokol kesehatan dengan denda Rp 20.000 perorang.
"Mereka bersedia membayar sanksinya sebagai bentuk kepatuhan pada peraturan," ucapnya.
Meski di Kecamatan Lawang Wetan berzona hijau, Ali Rojikun kembali mengingatkan masyarakat agar mematuhi prokes.
Baca Juga: Detail Banget! Kurir Minta Shareloc, Malah Diberi Peta Bak Denah Undangan
Pemerintah Camat sebelumnya menyatakan terdapat dua poin pelanggaran pada peristiwa pernikahan yang berlangsung di Desa Talang Piase tersebut, akhir pekan lalu tersebut.
Pertama, pelaksanaan pernikahan dinilai melanggar protokol kesehatan (prokes) karena banyak tamu, hingga pengantin tidak menggunakan masker sekaligus tidak menjaga jarak (sosial distancing).
Selain itu, pelanggaran yang dilakukan pengantin yakni menikahi Anggun Andini yang merupakan warga Desa Rantau Sialang masih berusia anak-anak.
"Tadi kami ke rumah sang punya hajat. Bertemu dengan kedua mempelai perempuan, dan orang tua mereka. Kami beri bimbingan sebagai sanksi ringan," ujar Camat Lawet Candra diihubungi Suarasumsel.id, Senin (28/12/2020).
Suhuan yang akrab dipanggil Sunan ialah warga Desa Talang Piase. Ia menikah dengan Anggun Andini yang merupakan warga Desa Rantau Sialang.
Suhuan pun menikah dengan Vopi Anggaraini, warga Desa Tebing Bulang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di Desa Tebing Bulang Kecamatan Sungai Keruh, Jumat (23/10/2020) lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral
-
Sambut Bulan Energy & Loss 2026, Kilang Plaju Perkuat Budaya Efisiensi Energi Berbasis Digital
-
Fee Proyek 45 Persen Terungkap di Sidang, Inikah Penyebab Pembangunan Palembang Disorot?
-
PTBA Sulap Perayaan HUT RI Jadi Panggung UMKM dan Produk Budaya Lokal di Muara Enim
-
Setelah Lama Berfluktuasi, Harga Karet Kini Hampir Menyentuh Rp40 Ribu per Kg