"Teman-teman yang mengharamkan mengucapkan Natal saya kira juga harus menghormati kami yang membolehkan dan saya juga akan menghormati kalau ada teman-teman yang tidak mengucapkan selamat Natal," katanya.
Wawan, yang juga dikenal sebagai pegiat isu-isu keberagaman itu melihat warga muslim di Indonesia sepertinya belum siap untuk toleran terhadap masalah ini.
"Nah di kita kan nggak siap ya termasuk video natal saya yang kemarin viral banyak sambutan-sambutan yang tidak baik dari sesama orang Islam. Menurut saya harusnya saling menghormati saja," bebernya.
Makanya, kata dia, sangat penting bagi warga negara untuk merawat toleransi agar tidak terjadi keretakan antar umat beragama di Tanah Air.
"Harus dirawat karena ada faktor-faktor toleransi ini menjadi retak di Indonesia. Sekarang eranya globalisasi ya, medsos ramai, pengaruh luar dengan sangat mudah bisa masuk ke kita," ujarnya.
Sumber: suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Tata Kelola dan Perlindungan Aset Lewat Kerja Sama dengan Kejari PALI
-
Usai Terima SK Plt Pasca Edison Jadi Tersangka, Bisakah Sumarni Jadi Bupati Muara Enim?
-
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Ini Dampaknya bagi Kelas Menengah dan UMKM di Sumsel
-
Apa Itu Jongot? Cara Orang Musi Menjaga Pangan, Air, dan Ingatan Leluhur di Sumsel
-
Program MBG Bermasalah? Sejumlah Dapur di Sumsel Ternyata Berhenti Sementara