SuaraSumsel.id - Pasien terkonfirmasi virus corona di Kepulauan Bangka Belitung bertambah satu orang, sehingga totalnya menjadi 32 orang.
Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atau Babel menyatakan pasien terkonfirmasi virus corona bertambah.
"Saat ini satu orang pasien COVID-19 asal Kota Pangkalpinang yang meninggal sudah dikuburkan sesuai prosedur protokol kesehatan ditetapkan," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Babel Andi Budi Prayitno di Pangkalpinang, Senin.
Ia mengatakan dengan penambahan satu orang terkonfirmasi COVID-19 di Kota Pangkalpinang yang dinyatakan meninggal dunia, berarti tingkat kematian orang yang terkonfirmasi virus di Provinsi Kepulauan Babel menjadi 32 orang atau berada di angka 1,54 persen.
"Meningkatnya kematian orang terkonfirmasi COVID-19 dalam beberapa pekan ini tidak hanya menjadi keprihatinan kita, namun juga sudah sepatutnya menjadi perhatian sekaligus menegaskan bahwa COVID-19 nyata dan berisiko membawa kepada kematian, apalagi jika orang yang terkonfirmasi COVID-19 memiliki penyakit penyerta," ujarnya.
Dia menjelaskan pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia sampai dengan pemakaman menjadi tanggung jawab fasilitas pelayanan kesehatan dan Satgas COVID-19 serta harus ditangani sesuai dengan protokol kesehatan, demi menghindari penularan yang lebih masif dan penyebaran virus kepada lebih banyak orang.
"Kami mengharapkan kepada masyarakat dan meminta pengertian kepada pihak keluarga pasien meninggal dunia akibat COVID-19 untuk mengikuti prosedur yang ada, sembari mengikhlaskan keluarga yang meninggal dunia karena terinfeksi COVID-19 demi keselamatan dan kebaikan bersama," katanya.
Ia meminta masyarakat mematuhi berbagai anjuran tentang penerapan protokol kesehatan. Tidak hanya pada penerapan 3M, tetapi juga hal lainnya dalam penanganan COVID-19, termasuk dalam pemulasaran jenazah pasien yang dinyatakan positif.
"Saat ini, kesadaran masyarakat untuk disiplin menerapkan prokes sudah mulai berkurang, sehingga memicu peningkatan kasus baru dan kematian akibat virus corona tersebut," katanya.
Baca Juga: Pasien Meninggal Akibat Covid-19 di Sumut Jadi 653 Orang
(ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Wagub Babel Hellyana Ditahan Usai Divonis Penjara 4 Bulan
-
Apa Itu Senjata Rakitan Jenis Korek Api? Senjata yang Dipakai Sertu MRR Tembak Pratu Ferischal