SuaraSumsel.id - Rempah nusantara sudah diburu oleh Bangsa Eropa sejak lama, bahkan sejak ratusan tahun yang lalu. Awalnya hanya untuk membeli, namun bangsa tersebut berambisi menguasai tanah Indonesia.
Dikutip dari indonesia.go.id, dan Times Indonesia, bangsa Portugis berhasil menaklukkan bandar Malaka pada tahun 1511.
Portugis yang dipimpin Fransisco Serrau menuju ke pusat produksi rempah Nusantara di Maluku.
Sejak itulah periode kolonialisme di Indonesia dimulai.
Baca Juga: 5 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan
Nah sedikitnya ada 7 rempah yang paling diincar oleh orang Eropa, apa sajakah itu?
1. Lada
Lada merupakan rempah yang bersifat hangat. Makanan maupun minuman dapat menggunakan lada. Sensasi hangat pada lada ini yang disukai oleh orang Eropa. Maka tak heran jika lada salah satu rempah yang paling diincar.
2. Cengkeh
Rempah ini asli dari Indonesia. Kepulauan Maluku merupakan penghasil cengkeh terbesar di Indonesia. Cengkeh salah satu rempah yang paling populer dan mahal pada awal ekspansi Portugis. Bahkan saat itu harga cengkeh setara dengan harga emas.
3. Kayu Manis
Aroma yang khas dari kayu manis membuat orang Bule jatuh hati pada rempah asli Indonesia ini. Kayu manis tak hanya digunakan sebagai bumbu makanan, tapi juga berkhasiat saat digunakan sebagai minuman.
4. Pala
Tumbuh subur di Banda dan Maluku, pala juga sangat diincar orang Eropa. Mereka suka menggunakan pala sebagai campuran makanan atau roti, biji pala juga digunakan sebagai bahan membuat sabun atau parfum.
Baca Juga: Rempah Meruah Indonesia, Akankah Jadi Peluang di Masa Pandemi?
5. Vanila
Vanila sendiri sebenarnya bukan tumbuhan asli Indonesia. Namun vanila tumbuh subur di Bumi Pertiwi. Hal itu lah yang membuat vanila Indonesia populer di Eropa. Merekapun rela datang ke Indonesia untuk mendapatkan vanila dari tanah air.
Berita Terkait
-
Youtuber Australia Dibully Habis-habisan usai Ejek Rempah-rempah di Makanan India Sebagai Kotoran
-
Buah Pala: Sederet Fakta Menarik tentang Ratunya Rempah-Rempah
-
PPI Mau Ekspor Rempah-rempah dan Getah Damar ke India
-
KRI Dewaruci Gelar MBJR, Kepulauan Bangka Belitung Promosikan Pariwisata
-
Harga Pala Meroket Gara-gara Permintaan Tinggi, Cetak Rekor Termahal
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Darma Agung Club 41 Palembang Beroperasi Diam-Diam Meski Resmi Ditutup?
-
Herman Deru Pulang Kampung, Halal Bihalal di OKU Timur Penuh Keakraban
-
Pasca Penusukan Sadis, Izin Operasional DA Club 41 Palembang Dipertanyakan
-
Detik-Detik Kecelakaan Maut di Lahat: Satu Keluarga Tewas Saat Hendak Silaturahmi
-
Lebaran Berkah Bersama Bank Sumsel Babel: Mudik Gratis, Zakat Digital, dan Dana Tunai Siap