SuaraSumsel.id - Nasib kadang memang tidak bisa ditebak, hidup di keluarga yang menjadi bagian orang-orang kita sayangi, malah berakhir nahas.
DS, gadis remaja 17 tahun warga Banyuasin III Sumatera Selatan menjadi korban "keganasan" sang bapak, Edi Mulyani (43).
Di hadapan polisi, Edi mengaku memerkosaan anak kandung DS (17) lebih dari satu kali.
"Dua kali hingga hamil sejak tahun 2018," ujar Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP M Ikang Ade Putra saat dihubungi SuaraSumsel.id Selasa, (15/12/2020) mengungkapkan pengakuan pelaku.
Korban diperkosa dengan cara diancam pelaku hingga mengadung, dan sempat digugurkan atas permintaan pelaku.
Namun tidak cukup sampai di situ, pelaku masih melakukan aksinya hingga melahirkan anak yang kini sudah berusia 2 tahun.
"Berkali-kali dan hingga hamil lagi,"sambung kasat.
Kasus ini terungkap saat korban melaporkan kasus penganiyaan dilakukan ibu tirinya, Gustinah (37) dengan nomor LP/B- 261/XII/2020/RES BA pada tanggal 14 Desember 2020 kemarin.
"Setelah ada laporan itu kami meringkus orang tua ini. Keduanya diamankan,"ujarnya.
Baca Juga: Minta Uang Tebusan ke Ortu, Debt Collector Culik dan Sekap ABG di Kemayoran
Kedua pelaku dijerat UU Perlindungan Anak dengan Pasal 81 Ayat 3 jo Pasal 76 Huruf d atau Pasal 82 Ayat 2 jo Pasal 76 Huruf e UU Perlindungan Anak. Dia terancam hukuman maksimal 15 tahun.
Kontributor : Muhammad Moeslim
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
ASN Kemenkumham Sumsel Meninggal Mendadak di Kos Palembang, Sempat Minta Diantar Pulang
-
Polemik Helikopter Herman Deru Mulai Terjawab, DPRD Sumsel Bongkar Fakta Anggaran 'Warisan'?
-
WNA Turki Kehilangan Rp53 Juta Usai Datang ke Palembang demi Menikahi Gadis Kenalan Aplikasi
-
PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran