SuaraSumsel.id - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan berlangsung esok hari (9/12/2020). Dari tujuh kabupaten yang akan menggelar pilkada, hanya Ogan Komering Ulu dan Ogan Ilir yang bersatus zona penyebaran beresiko rendah.
Sementara lima di antaranya berstatus zona resiko sedang.
Ke lima kabupaten tersebut di antaranya Ogan Komering Ulu (OKU), Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur), Musi Rawas (Mura), Musi Rawas Utara(Muratara) dan Penungkal Abab Lematang Ilir (PALI).
Dari data pelaporan gugus tugas penanganan Covid 19 Sumatera Selatan pada 7 Desember diketahui, sebanyak 9.919 terkonfirmasi positif, meningkat 63 orang dibandingkan sehari sebelumnya.
Sedangkan pasien yang sispek sebanyak 26.499 orang atau mengalami peningkatan 125 orang.
Di Kabupaten Ogan Ilir yang berstatus zona penyebaran rendah, diketahui terdapat 158 pasien terkonfirmasi positif, dengan suspek sebanyak 651 orang dan meninggal dunia sebanyak 9 orang.
Sedangkan di kabupaten OKU Selatan, terkonfirmasi 20 yang terpapar covid 19, meninggal dunia sebanyak 3 orang dan suspek 289 orang.
Sedangkan lima wilayah lainnya dengan katagori penyebaran sedang, yakni Musi Rawas dengan terkonfirmasi positif 320 orang, sedangkan 12 orang telah meninggal dunia, dan suspek sebanyak 227 orang.
Lalu, di Ogan Komering Ulu, terkonfirmasi 176 orang positif covid 19, dengan suspek sebanyak 254 orang dan meninggal dunia 15 orang.
Baca Juga: Kisah PPS Terjang Badai di Laut Demi Kirim Logistik Pilkada ke Pulau Tunda,
Di kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sebanyak 320 terkonfirmasi positif covid 19, suspek sebanyak 442 orang dan meninggal dunia 14 orang, dan di Ogan Komering Ulu (OKU) Timur terkonfirmasi 182 orang positif covid 19, meninggal sebanyak 8 orang, dan suspek sebanyak 767 orang.
Ketua KPU Sumsel, Kelly Mariana mengatakan kesiapan pencobolosan di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS) kian dirampungkan, termasuk kesiapan sarana dan prasarana kesehatannya.
"Sampai h-1, kita belum dapat laporan ada TPS khusus bagi yang terkonfirmasi covid 19, atau lokasi karantina. Hanya memang di rumah sakit tetap disediakan TPS bagi dalam kondisi sakit," ujarnya dihubungi Suarasumsel.id, Selasa (8/12/2020).
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Putra Palembang yang Menembus Puncak TNI
-
Kasus Wanita Muara Enim yang Jasadnya Dibakar Mantan Pacar: Kronologi, Motif, dan Fakta Terbaru
-
Biaya Kuliah Universitas Muhammadiyah Palembang 2026, Cek UKT Semua Jurusan dan Kedokteran
-
Pembenahan Struktur Pengawasan BUMN Dapat Dukungan Pengamat, Efisiensi Jadi Fokus Utama
-
Panduan Lengkap Bank Sumsel Babel 2026: Tabungan, BSB Mobile, KPR, KUR, dan Layanan Digital