SuaraSumsel.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam dan Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 memperpanjang larangan pengumpulan massa.
Hal ini dikarenakan jumlah warga yang terpapar virus covid 19 semakin bertambah.
Dalam surat edaran Nomor: 000/SE/2966/SD.IV/2020 tentang pelaksanaan kegiatan resepsi persedekahan/hajatan/ta’ziah di Kota Pagaralam terhitung mulai tanggal 19 Oktober 2020 hingga 1 Desember 2020.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Pagaralam yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Pagaralam, Samsul Bahri Burlian mengatakan, diperpanjangnya larangan tersebut tidak lepas dari penambahan kasus Covid-19 di wilayah Kota Pagaralam.
“Ya tenggang larangan persedekahan hajatan/ta’ziah kita perpanjang sampai waktu yang tidak ditentukan,” tegasnya seperti dilansir Sumselupdate (jaringan Suara.com).
Ia mengimbau masyarakat agar selalu mengikuti peraturan ini agar dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya di Kota Pagaralam.
Dengan kebijakan larangan pengumpulan massa ini, banyak masyarakat Pagaralam yang sebelumnya sudah merencanakan resepsi pernikahan di bulan Oktober sampai dengan bulan November mengubah jadwal resepsi pernikahannya.
"Persedekahan dapat dilangsungkan walaupun dengan protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan aturan. Namun sepertinya hal ini juga belum tentu dapat dilaksanakan," katanya.
Sumber: Suara.com
Baca Juga: Gegara Cewek Pemandu Lagu di Karaoke, Yogi Cemburu Malah Tewas Ditikam
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim