SuaraSumsel.id - Peristiwa pencurian dengan kekerasan sadis kembali terjadi di Sumatera Selatan.
Kali ini, seorang warga di Kecamatan Mesuji Makmur, Joko Susilo tewas ditembak pelaku begal di jalan desa Catur Tunggal Mesuji Makmur, Ogan Komering Ilir, Sabtu (21/11/2020).
Diketahui jika korban juga anggota Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).
Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy memastikan jenis senjata yang digunakan oleh pelaku ialah rakitan. Selain itu, pelaku ialah pelaku tunggal, artinya ia hanya seorang diri saat melakukan aksinya.
“Dipastikan senjata rakitan, dan kami sudah mulai mampu mengidentifikasi pelaku. Pelaku tunggal dengan menggunakan motor dan mengicar kalung istri korban,” ujarnya dihubungi Suarasumse.id, Senin (23/11/2020).
Kapolsek Mesuji Makmur, Iptu Tamba mengatakan kejadian bermula saat korban Joko Susilo bersama istrinya, Susi serta anaknya, N hendak berangkat ke Pasar Catur Tunggal mengendarai sepeda motor Honda Verza.
“Mereka lewat dekat kuburan jalan Desa Catur Menuju Pasar sekitar pukul 07.30 WIB. Kemudian terjadilah penembakan ini. Warga pun datang membantu, setelah mendengar istri korban minta tolong sembari menangis,” terangnya seperti dilansir dari BeritaMusi (jaringan Suara.com), Senin (23/11/2020).
Saat di TKP, motor korban dihadang oleh pelaku yang menggunakan motor Honda R 15 warna Biru. Tanpa alih-alih, pelaku menembak korban Joko dan mengambil paksa kalung yang dipakai Susi.
”Pelaku langsung membawa motornya menuju arah Desa Surya Karta Kecamatan Mesuji Makmur,” tegas Iptu Tamba.
Baca Juga: Waduh, Kawasan Legenda Si Pahit Lidah di Pagaralam Dirusak Aksi Corat Coret
Korban Joko mengalami luka tembak di bagian perut sebelah kanan, dan saat kejadian kondisi jalan masih sepi.
Kemudian istri korban berteriak sambil menangis, dengan dibantu warga korban dibawa Puskesmas terdekat.
Namun saat dalam perjalanan, korban meninggal dunia.
Iptu Tamba membantah jika TKP termasuk daerah rawan, karena banyak rumah penduduk.
“Kami minta pelaku segera menyerahkan diri, kalau tidak akan diambil tindakan terukur,” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Duel Maut di Kebun Sawit Muba, Korban Tewas Ditebas di Leher, Benarkah Curi Sawit?
-
99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun
-
PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel
-
Kabut Asap Makin Parah, Unsri Alihkan Kuliah ke Online, Kapan Kembali ke Kampus?
-
KA Bukit Serelo Tabrak Isuzu Panther, Satu Keluarga Jadi Korban: 4 Meninggal, 1 Kritis