SuaraSumsel.id - Seorang pembeli mendadak curhat kepada pemilik online shop saat ingin membeli produk buku.
Bukan buku biasa, tapi buku yang dijual di online shop itu adalah replika dari buku catatan kematian 'Death Note' dari sebuah serial anime Jepang.
Dalam cerita fiksi anime tersebut, Death Note adalah sebuah buku yang bisa membuat siapa saja nama yang dituliskan di sana bisa menemui ajalnya.
Diduga terinspirasi dari kisah itu, pembeli tersebut lantas menanyakan apakah Death Note yang dijual seharga Rp. 49 ribu di lapak online shop itu benar-benar berfungsi.
Tanpa basa-basi, ia langsung menceritakan keluh kesahnya kepada si penjual soal rencananya menulis nama di buku tersebut.
Ia merasa dikhianati oleh sahabatnya karena telah merebut kekasih yang telah 1 tahun ia pacari.
"Soalnya saya ditikung sama sahabat dari kecil gan," curhat dia pada si pembeli.
"Saya pacaran 1 tahun. Terus saya ditikung gan. Bisa mati beneran enggak ya sama Death Note?" tanya dia.
"Saya pengen tulis nama sahabat saya di Death Note. Hati saya sakit gan," kisahnya sambil mencantumkan emotikon sedih.
Baca Juga: Ditikung Sahabat, Warganet Ini Ingin Balas Dendam Pakai Cara Tak Terduga
Pembeli itu berkali-kali curhat bahwa hatinya begitu sakit melihat sahabatnya merebut kekasihnya.
Bahkan di lain hari pun, si pembeli masih mengirim pesan kepada si penjual soal kekalutan hatinya.
"Sakit hati saya gan," tulis dia di hari lain.
Tangkapan layar yang dibagikan akun Twitter @txtdariolshop itu kontan ramai mendapat komentar warganet.
Mereka tak habis pikir ada orang yang benar-benar percaya dengan cerita fiksi Death Note. Komentar pun dibanjiri dengan seloroh warganet.
"Lu mau beli atau curhat? Ketik 1 agar sakit hati dia hilang!" sindir @in_draa.
"Lu kira nyawa ada di tangan lu?" komentar @Lupapssword.
"Wow makin ke sini orang-orang makin pintar ya, wow terima kasih sekolah daring," cuit @yjzaaaa.
"Kasihan dia curhat panjang-panjang enggak digubris sama seller-nya, tega banget," tulis @netnotyahutt.
Berita Terkait
-
Ditikung Sahabat, Warganet Ini Ingin Balas Dendam Pakai Cara Tak Terduga
-
Viral Potret Bocah Penjual Donat Ketiduran saat Jualan, Kisahnya Miris
-
Kisah Alwi, Penjual Bakso yang Berjuang Melawan Pandemi Covid-19
-
Berusia 93 Tahun, Kakek Ini Masih Semangat Dorong Gerobak Jual Soto Lenthok
-
Beli Death Note di Olshop, Alasan Pria Ini Bikin Patah Hati Berjamaah
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Waktu Imsak Palembang 23 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Niat Puasa Ramadan
-
Gagal Umrah, Nenek Musi Rawas Tertahan di Jakarta, 12 Jemaah Bayar Lagi Rp70 Juta
-
Saldo Berkurang hingga Puluhan Juta, Ratusan Nasabah Geruduk Bank Jambi, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
10 Tempat Bukber Murah di Palembang di Bawah Rp50 Ribu, Cocok untuk Rame-Rame
-
Janji Loker Malaysia Berujung di Kamboja, 15 Warga Sumsel Diduga Korban TPPO, Ini Update Terbarunya