SuaraSumsel.id - Masih inget sebanyak 30 tahanan yang kabur dari ruang tahanan di Polrestabes Palembang pada 5 Mei 2019, atau sekitar setahun terakhir.
Sebanyak 25 berhasil kembali diamankan sementara lima tahanan lainnya masih ditelusuri jejaknya.
Polisi kembali berhasil mengamankan satu orang, Rizal Azhar (50), tahanan yang kabur tersebut dua minggu kemarin.
Dalam pengakuannya di hadapan penyidik Rizal yang tersangkut kasus narkoba itu mengatakan jika ia hanya ikut-ikutan melarikan diri saat tahanan lainnya berhasil ke luar dari ruang tahanan Polrestabes Palembang tersebut.
Pada saat kejadian yang berlangsung dari tengah malam hingga baru diketahui subuh hari itu, Rizal mengaku sedang tidur di selnya.
Lalu entah mimpi apa, ia lalu dibangunkan oleh tahanan lainnya dan diajak kabur dari ruang tahanan tersebut.
"Pada saat itu saya tengah tertidur, kemudian saya dibangunkan tahanan lainya. Saya tidak tahu mereka membuka trali sel pakai apa, pokoknya saya ikut kabur,” kata Rizal.
Rizal diketahui baru dua minggu mendekam di ruang tahanan Polrestabes Palembang tersebut atas kasus narkoba jenis sabu.
Selama kabur ia bekerja seperti biasanya, yakni menjadi petani karet di dua lokasi pelariannya.
Baca Juga: Bank Sumsel Babel Bakal Kenalkan ATM Edisi Sriwijaya FC
"Dari uang menyadap karet itulah saya gunakan untuk berpindah-pindah tempat hingga akhirnya saya ditangkap lagi oleh polisi dan di bawa ke Mapolrestabes Palembang," ungkapnya.
Pelaku ditangkap di SP 3 Desa Panca Warna, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir Kamis (5/11/2020) sekitar pukul 18.00 WIB.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji melalui PS Kasat Narkoba Polrestabes Palembang, Kompol Rivanda mengatakan, tertangkapnya tahanan kabur berkat informasi yang didapatkan dari masyarakat.
"Informasi yang didapatkan dari masyarakat anggota kita, Unit IV berhasil menangkap pelaku di tempat persembunyiannya," ujarnya, Senin (16/11/2020).
Kontributor : Muhammad Moeslim
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Jadwal Imsak Palembang Rabu 25 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
-
Bukan Sekadar Adopsi, Dugaan TPPO Mengemuka di Balik Bayi 3 Hari Ditawarkan Rp52 Juta
-
Mudik Gratis Bank Sumsel Babel 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Berangkat 17 Maret
-
Alasan Sebenarnya Orang Tua di Palembang Hendak Jual Bayi Rp52 Juta Terungkap