SuaraSumsel.id - Polisi berusaha menangkap pedagang besar atau bandar pada transaksi peredaran narkoba.
Upaya penangkapan dengan pengerebbekan diwarnai dengan aksi penembakan baik dari pelaku bandar dan juga polisi.
Aksi saling tembak ini, berujung korban.
Setidaknya berdasarkan pemberitaan yang dihimpun, telah tiga warga menjadi korban peluru menyasar saat aksi pengerebekkan yang dilakukan polisi.
Ketiga warga pun harus mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit.
Pertama, terjadi di Ogan Ilir. Saat itu, petani Jhon Saila, 35 tahun yang baru pulang dari ladangnya pada malam hari, terkejut karena punggungnya mengalami rasa panas.
Ternyata saat dicek, punggungnya sudah berdarah.
Kuat dugaan, punggung petani yang berusia 35 tahun tersebut tertembak peluru yang menyasar.
Karena berdasarkan pengakuan mertuanya, Yalbani sebelumnya kejadian yang dialami Jhon, terdengar aksi penembakkan tidak jauh dari lokasi ladang korban. Namun dia tidak mengetahui persis siapa yang memuntahkan peluru tersebut.
Baca Juga: Dikenal Karena Rumah Sakitnya, AK Gani Berperan Pada Perang Kemerdekaan
“Jhon cerita jika ada pengerebekkan seperti polisi, terdengar juga suara tembakan, letusan peluru, tapi tidak mengetahui persisnya,” kata dia.
Pada akhir pekan lalu, bocah P, 5 tahun mengalami luka hingga tebus di bahu kanannya.
Kini bocah itu, masih di rawat di rumah sakit umum pusat Muhammad Husein Palembang.
Dikabarkan, bocah, warga di Desa Tanjung Agung Utara Kecamatan Lais, Musi Banyuasin ini kondisinya, membaik setelah operasi pengangkatan peluru.
Bocah 5 tahun tertembak saat berada di teras rumah. Saat itu, polisi tengah berusaha menangkap bandar narkoba, Andi, 42 tahun.
Aksi penangkapan diwarnai perlawanan oleh Andi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar
-
Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara