Tasmalinda
Rabu, 11 November 2020 | 17:31 WIB
Barang bukti senjata api yang ikut disita polisi terkait penangkapan Umar Kei. (dok. polisi).

Diketahui Andi menggunakan senapan sekaligus celurit tongkat panjang, saat menghadang petugas yang ingin menangkapnya.

Andi pun diceritakan polisi memuntahkan peluru secara brutal dan akhirnya mengenai tubuh bocah.

Polisi menilai kondisi tersebut tidak aman bagi warga, maka Andi pun langsung dilumpuhkan.

Dari penangkapan itu, polisi juga mengamankan barang bukti sabu. Sebanyak 614,69 gram sabu yang terdiri dari 600 gram paket besar, 5,61 paket sedang dan 34 paket kecil dengan berat 9,08 gram.

Setelah dua kejadian itu, kali ini warga Palembang yang juga tertembak di bahu kanan setelah terjadi peristiwa pengerebbakan bandar narkoba.

Kapolres Musi Banyuasin saat memperlihatkan barang bukti pelaku [Tasmalinda/suara.com]

Selasa (10/11/2020) malam, Julian Saputra (23), warga Komplek OPI Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang menjadi korban penembakkan yang diduga dari oknum polisi.

Akibatnya, Julian mengalami luka di bagian bahu kanan.

Berdasarkan informasi didapat SuaraSumsel.id, korban terkena peluru saat polisi berusaha menangkap bandar narkoba di Jalan Ahmad Yani tepatnya di depan STIE Akubank Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, Selasa (10/11) malam.

Terjadi kejar-kejaran dua kendaraan di jalan tersebut.

Baca Juga: Dikenal Karena Rumah Sakitnya, AK Gani Berperan Pada Perang Kemerdekaan

Tiba-tiba peluru menembus bahu kanannya.

Warga yang mengetahui hal ini, langsung membawa korban ke RS Muhammadiyah Palembang.

Warga lainnya menghubungi petugas piket Polrestabes Palembang. Pihak polisi juga menemui selongsongnya peluru di lokasi kejadian.

Saksi mata, Putra Aditya menceritakan, ia melihat mobil merk Honda Mobilio yang saling berkejaran dengan mobil Pajero di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB.

“Aku lagi jualan, melihat dua mobil berkecapatan tinggi, saling berkejar-kejaran. Mereka berusaha menghalangi, sampai bamper Mobilio hancur. Lalu terdengar suara tembakan sebanyak 6 kali,” ujarnya.

Dua dari kejadian ini, yakni di Ogan Ilir dan di Palembang diakui polisi masih dalam penyelidikan.

Load More