SuaraSumsel.id - Warga Sumatera Selatan diharapkan waspada hujan deras berpotensi angin puting beliung dan rawan longsor.
Bahkan menurut Kepala Unit Analisa dan Prakiraan BMKG SMB II Palembang, V Sinta Andayani terdapat lima wilayah di Sumsel terancam rawan terjadinya longsor.
"Ada lima wilayah Sumsel rawan longsor di Lahat, Pagaralam, OKU Selatan, Empat Lawang dan Musi Rawas. Karena kelima wilayah itu berada di daerah perbukitan,"kata V Sinta Andyani Senin (19/10/2020)
Secara keseluruhan wilayah Sumsel berpotensial terjadi puting beliung dampak dari ekstrim cuaca tersebut.
"Jika potensi puting beliung hampir seluruh wilayah bisa terjadi tergantung cuaca dan per-awanan pada saat itu apakah mendukung terjadinya pertumbuhan awan bisa atau malah berpotensi puting beliung,"ucapnya
Menurut ia, cuaca ekstrem itu berdasarkan analisis pihaknya akan potensi hujan dalam sepekan ke depan.
"Secara umum sebenarnya wilayah Sumsel masih dalam masa musim pancaroba karena angin muson timur masih cukup dominan. Massa udara kering dari Australia terdeteksi masih berpengaruh di wilayah Sumsel. Potensi hujan masih cukup besar, karena sekali waktu wilayah Sumsel dipengaruhi faktor-faktor cuaca global dan regional yang menambah uap pasokan uap air sehingga turun hujan," terang ia.
Dia berharap masyarakat mengantisipasi kondisi tersebut. Warga Sumsel hendaknya meningkatkan kewaspadaan.
"Untuk itu masyarakat diimbau waspada dengan perubahan cuaca yang kadang panas kadang hujan dan kering ini. Tentunya tetap menjaga kesehatan dan tetap waspada terhadap potensi bencana pada musim pancaroba seperti angin kencang disertai puting beliung, hujan deras, dan hujan es," tutup ia.
Baca Juga: Waspada Warga Sumsel! Selain Covid 19, Norovirus juga Menyerang Organ Tubuh
Kontributor : Muhammad Moeslim
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duel Maut di Kebun Sawit Muba, Korban Tewas Ditebas di Leher, Benarkah Curi Sawit?
-
99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun
-
PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel
-
Kabut Asap Makin Parah, Unsri Alihkan Kuliah ke Online, Kapan Kembali ke Kampus?
-
KA Bukit Serelo Tabrak Isuzu Panther, Satu Keluarga Jadi Korban: 4 Meninggal, 1 Kritis