Scroll untuk membaca artikel
Tasmalinda
Senin, 05 Oktober 2020 | 20:50 WIB
Ilustrasi polisi membubarkan hajatan pernikahan. (istimewa--Gopos)

Diakui Supriyadi, hajatan masyarakat memang kerap mengkhawatirkan karena mengundang kehadiran dan kerumunan masyarakat. Karena itu, masyarakat yang akan menggelar hajatan akan diberi penyuluhan sekaligus pengawasan yang ketat oleh pihak kepolisian.

“Jika dibandingkan kampanye Pilkada, hajatan memang lebih mengundang masyarakat datang dan berkumpul,” tutup ia.

Load More