SuaraSumsel.id - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Sumatera Selatan mendesak Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2020 harus ditunda.
Kondisi ini akan dikhawatirkan menjadi ancaman penularan virus corona atau Covid-19.
Ketua IDI Provinsi Sumsel dr Rizal Sanif mengatakan jika Pilkada serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang tetap dilaksanakan akan berdampak pada tenaga kerja (nakes) di Sumsel.
“Ya, kalau dipaksakan yang kewalahan tentunya tenaga kesehatan juga,” ujar ia saat dihubungi pada Senin (5/10/2020).
Baca Juga: Potensi Ekonomi dan Pekerjaan, IMK Sumsel Perlu Dikembangkan
Adapun pertimbangan lainnya, menunda Pilkada tahun ini karena kasus kematian wabah asal Wuhan, Cina tersebut masih di atas angka rata-rata nasional yang sebesar 5,7 persen.
“Sebaran (pasien positif Covid-19) pun di Sumsel masih terus terjadi. Kalau masih dipaksakan pun (Pilkada 2020 tetap digelar) tentu berdampak terhadap angka penularan yang lebih tinggi,” kata ia.
Ia menilai saat Pilkada digelar di tengah pandemi ini pasti akan membuat semakin banyak orang yang terpapar wabah tersebut. Mengingat tahapan kampaye Pilkada itu pasti akan ada massa terkumpul.
Pihaknya pun menggaris bawahi sejauh ini di tujuh daerah yang akan menggelar Pilkada belum memiliki fasilitas kesehatan yang memadai.
“Mulai dari tenaga spesialis hingga peralatannya. Kalau ada peningkatan kasus (Covid-19), bagaimana penanganannya. Apalagi rumah sakitnya kurang lengkap fasilitasnya. Jadi, ini memang harus dipikirkan,” tambah ia.
Baca Juga: Gagal Selamatkan Nyawa Anak 6 Tahun, Dokter Bunuh Diri
Selain itu, Ia menyebut proses testing Covid-19 di wilayahnya pun belum maksimal hingga kini. Pasalnya, masih di bawah standar testing 1 banding 1.000 warga.
Berita Terkait
-
Psikolog Singgung Sosok Mualaf yang Diduga Permainkan Agama, Richard Lee?
-
Isi Bingkisan Open House Presiden Prabowo Dikomentari Ahli Gizi: Harusnya...
-
Didatangi saat Idul Fitri, Pastor Paroki Lama Richard Lee Akui Sedih Tapi Menghargai
-
Lama Tak Terdengar, Dokter Terawan Isi Kuliah Umum di Harvard Pamer Asca Cita Prabowo
-
4 Seleb Dapat Hidayah Jadi Mualaf Lewat Mimpi, Ruben Onsu Diingatkan Jaga Salat oleh Ibu
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Tangisan Pilu dI Rumah Kosong, Warga Syok Temukan Bayi Perempuan di Garasi
-
Ambulans RSUD Kosong Sopir dan BBM, Keluarga Nangis Histeris Urus Jenazah Sendiri
-
Guru Silat di Ogan Ilir Jadi Tersangka Pencabulan Santri, Diduga Lakukan Berkali-kali
-
WNA Rusia di Palembang Jadi Korban Curanmor, Drone dan GoPro Raib
-
Sayang Dibuang! Ini Cara Benar Simpan Kue Basah Palembang Pasca Lebaran