SuaraSumsel.id - Kasus baru virus corona atau Covid-19 di Sumatera Selatan kembali melonjak drastis pada Rabu (23/9/2020). Kali ini dalam sehari ada penambahan 110 kasus baru wabah asal Wuhan, Cina tersebut.
Dengan penambahan kasus baru tersebut kini total kasus positif Covid-19 di Bumi Sriwijaya mencapai 5.607 pasien.
Kasi Survei dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel Yusri mengatakan penambahan kasus baru hari ini terjadi dari tracing yang dilakukan di Kota Lubuklinggau, tepatnya klaster pesantren.
“Ya, paling banyak penambahan ada di Lubuklinggau yang merupakan klaster dari pesantren. Terhitung ada 76 orang (pengurus pondok pesantren dan santri),” ujar dia saat dihubungi pada Rabu (23/9/2020) malam.
Berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 per Rabu sore, penyebaran paling tinggi ada di Kota Lubuklinggau sebanyak 76 orang. Selanjutnya, Kota Palembang ada 17 orang.
Lalu, Kabupaten Musi Rawas ada tujuh orang, Kabupaten Musi Rawas Utara sebanyak lima orang, dan Kabupaten Musi Banyuasin hanya dua orang.
Kemudian di Kabupaten Muara Enim, Kota Pagaralam, serta Kabupaten Banyuasin masing-masing daerah tersebut bertambah satu orang.
Sedangkan kasus sembuh Covid-19 bertambah 24 orang menjadi 4.087 orang. Sementara angka kematian bertambah enam orang per hari ini.
Ia mengungkap adanya peningkatan kasus baru Covid-19 di wilayahnya itu menandakan jika Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 37 tentang protokol kesehatan hingga kini belum maksimal. Mengingat, beberapa daerah ada yang baru melakukan sosialisasi.
Baca Juga: Jokowi Ingin Perluas Lumbung Pangan di Sumsel, Kenapa?
Karena itu, pihaknya juga meminta kepada seluruh masyarakat di Sumatera Selatan untuk mematuhi protokol kesehatan. Tujuannya bukan lain untuk melindungi diri dari wabah tersebut.
“Jadi, tergantung dari masyarakat, sepanjang penegakan hukum kalau masyarakat tidak disiplin maka akan percuma aturan tersebut,” tutup dia.
Berita Terkait
-
Bersiap Main di Malam Hari, Ini Jadwal 5 Laga Penyisihan Sriwijaya FC
-
Ada PNS Positif Covid-19, Samsat Kota Jambi Kena Lockdown Tiga Hari
-
Tiap Hari Tambahan 4 Ribuan Kasus Covid-19, Ada Usulan Buat Jokowi
-
Program Vaksin WHO Tetap Berjalan Tanpa China, Amerika Serikat, dan Rusia
-
Abdillah Toha: Ada Kesan Pemimpin Nasional Tak Lagi Mendengar Rakyat
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Waktu Imsak Palembang 24 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Jadwal Subuh dan Niat Puasa
-
Baru 3 Hari Lahir, Bayi Ini Diduga Ditawarkan Rp52 Juta di Palembang
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Terdakwa Korupsi Alex Noerdin Jalani Perawatan Intensif
-
Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel, Solusi Keuangan Terencana dengan Peluang Raih Toyota Rush
-
Kembalikan Kerugian Negara Rp750 Juta, Harnojoyo Hanya Dituntut 3,5 Tahun