SuaraSumsel.id - Kota Palembang ditargetkan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun depan. Pihak hotel menyatakan kesiapannya menyambut para tamu perhelatan internasional tersebut.
Setidaknya, di Palembang kini sudah terdapat 165 hotel dalam beragam klasifikasi.
Persatuan Hotel dan Restoran Indoenesia (PHRI) Sumsel mencatat dari ratusan jumlah hotel tersebut tersedia hampir 11.000 kamar.
“Jika untuk Piala Dunia U-20, saya rasa cukup sekali. Palembang sudah banyak hotel sekarang, degan kapasitas yang besar. Ratusan jumlah hotelnya,” ujar Ketua PHRI Sumsel, Erlan Aspiudin kepada Suara.com, Selasa (15/9) pagi.
Menurut Erlan, pengalaman kota Palembang menjadi tuan rumah dari berbagai event internasional juga memperlihatkan jika Palembang sangat bisa menampung kedatangan tamu dalam jumlah besar.
“Misalnya saja, Asean Games kemarin. Malah Palembang sudah siap untuk event-event lebih besar lainnya,” sambung ia.
Mengenai harga kamar, ia menekankan sangat perlunya kordinasi dengan pemerintah sekaligus pihak lembaga persatuan hotelnya. Berdasarkan rapat terakhir, panitia Piala Dunia U-20 baru mengajukan menyewa enam hotel di Palembang.
“Dengan jumlah demikian, masih banyak kamar hotel yang tersisa. Sehingga, tidak perlu khawatir mengenai harga yang tinggi akibat okupansi yang bertambah,” terang ia.
Ia pun berharap, event Piala Dunia U-20 dapat diselenggarakan dengan berbagai event pendukung lainnya, baik olahraga, pariwisata, seni dan budaya.
Baca Juga: Mantan Ketua DPRD Muara Enim Didakwa Terima Suap Rp3,03 Miliar
Sehingga saat pelaksanaan piala dunia U-20 akan semakin banyak kunjungan ke Palembang
Selama pandemi virus corona disease (Covid 19) pada tahun depan, ia memastikan kesiapan hotel menjalankan disiplin protokol kesehatan.
“Menjadi perhatian itu saat di ruang pertemuan (ballroom). Untuk jumlah kamar masih akan sesuai dengan kapasitas hotel, artinya tidak mengalami pengurangan kamar,” tutupnya.
Tag
Berita Terkait
-
PSBB Jakarta, Pengusaha Hotel dan Restoran Bingung Nasib Karyawannya
-
IDI Palembang : Menyuruh Pakai Masker, Mirip Menyuruh Pakai Helm!
-
Rumah Sakit Kewalahan, Sumsel Masuk 10 Provinsi Terbanyak Pasien Covid 19
-
Pasien Covid 19 Membludak, Pemkot Palembang Malah Izinkan Bioskop Buka
-
Viral, Youtube Cewek Berseragam PNS Sedang Terlilit Utang dan Mencari Suami
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
Terkini
-
AJI Palembang Desak Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Polda Sumsel Ditangkap
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak
-
Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel
-
Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel
-
2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video