SuaraSumsel.id - Musim kemarau yang melanda Sumatera Selatan telah berimbas pada ketinggian air sungai. Setidaknya, dua sungai di Sumsel, yakni Sungai Musi dan Sungai Komering telah mengalami penyusutan hingga 2 meter.
Kepala BBWSS Wilayah VIII Palembang Birendrajana mengatakan berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan debit air sungai telah menyusut 1-2 meter selama sebulan terakhir.
“Ini (penyusutan) sudah hampir sebulan ini,” ujarnya, Senin (7/9/2020).
Pendangkalan juga terjadi di Sungai Komering yang melewati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dan Kabupaten OKU Timur yang mengakibatkan sawah mengalami kekeringan.
“Proses pendangkalan juga dipengaruhi pasang surut. Saat surut, air turun banyak,” sambungnya.
Jika dibandingkan dengan tahun lalu, penyusutan (pendangkalan) yang dialami sungai di Sumsel saat ini belum begitu dalam.
“Tahun lalu, pendangkalan malah sudah lebih 2 meter,” ungkapnya.
BBWSS Wilayah VIII Palembang bersama pemerintah membersihkan eceng gondok agar pendangkalan tidak berpengaruh pada lalu lintas kapal di sungai-sungai tersebut.
Kontributor : Rio Adi Pratama
Baca Juga: BPBD: 117 Bencana Alam Terjadi di Agam Sejak Awal Tahun 2020
Berita Terkait
-
17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik
-
Karhutla Meluas di Ogan Ilir, Petugas Berjibaku Cegah Api Membesar
-
Krisis Air 2026: Jangan Cuma Menyalahkan Kemarau saat Keran Mati Total!
-
Kemarau Menggigit, Warga Bantul Sedot Selang demi Dapat Air
-
Kemarau Kepung Bekasi, 2.592 Hektare Sawah Dilanda Kekeringan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?