SuaraSumsel.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menerima pendaftaran 13 pasangan bakal calon pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Sumatera Selatan.
Komisioner KPU Sumsel untuk Divisi Teknis Penyelenggaraan, Hendri Daya mengatakan 13 bakal pasangan calon telah mendaftar pada 4-6 September 2020 yang berkas akan diverifikasi.
"Berdasarkan data yang kami terima ada 11 bakal pasangan calon jalur partai politik dan dua bakal pasangan calon jalur perseorangan," ujarnya kepada ANTARA.
Pada hari pendaftaran terdapat delapan pasangan yang diterima, pada hari kedua terdapat empat pasangan dan hari terakhir terdapat satu pasangan yang berkas-nya diterima.
Ia merincikan 13 bakal pasangan calon tersebut yakni:
Kabupaten Musirawas
1. Hendra Gunawan-Mulyana (Demokrat, PDIP, Hanura, Nasdem, PKS, PKB, PBB).
2. Ratna-Suwarti (Gerindra, Golkar, PAN)
Kabupaten Musi Rawas Utara
1. Syarif Hidayat-Surian (PBB, Gerindra, PPP, PKS, PAN, Golkar, PKB, Demokrat, Perindo)
2. Devi Suhartoni-Innayatullah (PDIP, NasDem, Hanura)
3. Akisropi Ayub-Baikuni Anwar (jalur perseorangan dengan 16.655 dukungan KTP).
Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU)
1. Kuryana Azis-Johan Anuar (PKS, PBB, PAN, Golkar, PKPI, PPP, Gerindra, Demokrat, PKB, PDIP, NasDem)
Kabupaten OKU Timur
1. Lanosin Hamzah-Adi Nugraha Purna Yudha (PKB, Demokrat, NasDem, PKS, Gerindra, Hanura, PPP, PAN, PDIP, Golkar, Perindo).
2. Kolonel Ruslan-Herly Sunawan (jalur perseorangan dengan 41.560 dukungan KTP).
Baca Juga: Jokowi: Hati-hati Klaster Pilkada, Ini Perlu Saya Sampaikan
Kabupaten OKU Selatan
1. Popo Ali-Sholihien (PKB, Gerindra, PDI, Golkar, Nasdem, PKS, Perindo, PPP, PAN, Hanura, Demokrat, PBB).
Kabupaten Ogan Ilir
1. Ilyas Panji Alam-Endang (PDI Perjuangan, Golkar, Hanura, PBB, Partai Berkarya)
2. Panca Wijaya Akbar-Adrian (PKB, Gerindra, Perindo, NasDem, Demokrat, PKS, PAN, PPP)
Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
1. Heri Amalindo-Soemarjono (PDIP, Golkar, PKS, NasDem, Gerindra, Perindo, PPP, PBB, PKB)
2. Devi Harianto-Darmadi (Demokrat, PAN, Hanura).
"Dari bakal pasangan calon yang mendaftar, dapat dilihat komposisi laki-laki ada 24 orang dan perempuan ada dua orang," ungkap Hendri.
Selanjutnya berkas bakal pasangan calon akan diverifikasi masing-masing KPU dan pada 8-9 September. Semua bakal pasangan calon akan mengikuti tes kesehatan di RSUP Muhammad Hoesin Palembang.
"Selama proses pendaftaran kondisi aman dan protokol kesehatan juga diterapkan dengan ketat," ucap Hendri.
Berita Terkait
-
Independensi MA Terancam? Ini Alasan PILAR Desak Moratorium Seleksi Hakim Agung 2026
-
Seleksi Hakim Agung 2026 Dikritik, PILAR Soroti Dugaan Intervensi Politik dan Konflik Kepentingan
-
KPU-Bawaslu Mulai Cicil Tahapan Pemilu 2029, Usul Tambahan Anggaran Ratusan Miliar di DPR
-
Perebutan Kursi Ketum PBNU: Intrik Politik di Balik Muktamar ke-35 NU
-
Nasaruddin Umar Tak Jadi Calon Ketum PBNU, Pilih Fokus Jalankan Tugas sebagai Menag
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?
-
Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen
-
PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen
-
Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?