Sejak dibagikan cerita Fazri tersebut viral di media sosial. Banyak warganet yang merasa miris setelah menyimaknya.
"Sedih sekali rasanya. Sebagian orang ada orang yang mengambil kesempatan untuk menjualnya dengan harga tinggi, tapi ada juga yang tak mampu beli dan menukarnya," tulis @f_tien***.
"Dalam keadaan genting seperti ini semoga pihak yang berwajib dan kalangan mampu membagikan masker gratis kepada seluruh rakyat Malaysia," kata @Syla***.
Sementara warganet lainnya tergerak hatinya untuk menyumbangkan masker di sekolah Fazri.
Lebih lengkapnya, utas Fazri soal muridnya yang menjahit masker bekas karena tak mampu beli, bisa disimak di sini.
Untuk diketahui, otoritas Malaysia mewajibkan warganya memakai masker saat beraktivitas di luar rumah sejak 1 Agustus 2020.
Apabila ada yang melanggar, maka akan dikenai denda RM 1,000 atau setara Rp 3,5 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Di Mana Prima Salam? Ratu Dewa Ungkap Kondisi Terbaru Wakil Wali Kota Palembang
-
Strategi Mikro BRI Tuai Pengakuan, JPMorgan Naikkan Rekomendasi BBRI
-
Fakta Penemuan Pasutri Tewas di Kebun Karet Banyuasin, Polisi Dalami Penyebab Kematian
-
Demi Tingkatkan PAD, Pospera Sumsel Desak Ratu Dewa Utamakan Good Government Bapenda Palembang
-
Diminta Masakkan Makanan untuk Nenek, Pemuda di Banyuasin Aniaya Ibu Kandung