Sumsel

Korbannya Cacat Seumur Hidup, Polisi Amankan Begal Sadis di Palembang

Saat menjalankan aksi begal bersama kelompoknya, HK sebagai eksekutor yang membacok para korban.

Rizki Nurmansyah

Kapolrestabes Palembang Kombes Anom Satyadji saat menggelar ungkap kasus begal sadis di Palembang, Sumsel, Jumat (24/7/2020). [Suara.com/Rio Adi Pratama]
Kapolrestabes Palembang Kombes Anom Satyadji saat menggelar ungkap kasus begal sadis di Palembang, Sumsel, Jumat (24/7/2020). [Suara.com/Rio Adi Pratama]

SuaraSumsel.id - HK pemuda asal Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), kini harus mendekam di balik jeruji penjara Mapolsek Ilir Barat I Palembang.

Pemuda yang masih di bawah umur, yakni berusia 17 tahun itu, diamankan lantaran kasus begal.

HK diciduk berdasarkan pengembangan kasus penodongan dan pengancaman terhadap seorang kasir yang bekerja di sebuah warnet yang berada di kawasan Puncak Kuning, Kota Palembang.

Atas perbuatanya tersebut, kini HK harus merasakan pahitnya berada di balik jeruji besi Mapolsek Ilir Barat I Palembang.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Anom Satyadji mengatakan, tersangka HK dikenal sebagai begal sadis.

"Dia (tersangka HK) kerap melakukan pencurian dengan kekerasan. Dari penelusuran anggota, ternyata dia ini sudah sering melakukan aksinya," ujar Anom, Jumat (24/7/2020),

Berdasarkan hasil penelusuran, tercatat ada lima laporan yang masuk di sejumlah polsek dan Polrestabes Palembang.

Dalam menjalankan aksi begalnya, tersangka HK pernah menyebabkan salah satu korbannya cacat seumur hidup.

Saat itu tersangka membacok korbannya memakai senjata tajam (sajam) berupa pisau.

Kejadian tersebut dilakukan tesangka HK di taman TVRI, Jalan POM IX, Kelurahan Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang pada 26 Januari 2020 lalu.

"Dalam aksinya, tersangka berkelompok dan dia bertugas sebagai eksekutor yang membacok para korbannya. Rata-rata temannya sudah tertangkap," tutur dia.

Berita Terkait

Berita Terkini