- PT Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju dan Ditpamobvit Polda Sumsel mengevaluasi sistem pengamanan kilang pada Jumat, 23 Oktober 2026.
- Hasil audit menunjukkan nilai Sistem Manajemen Pengamanan internal mencapai 95,04 persen dan eksternal mencapai 94,04 persen.
- Kegiatan evaluasi ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan demi menjaga keberlangsungan pasokan energi nasional secara optimal.
Ia berharap pembahasan tersebut dapat menghasilkan evaluasi yang komprehensif, mulai dari hasil kerja personel, dukungan keamanan, hingga efektivitas sistem pengamanan yang diterapkan.
Anev bersama Polda Sumsel ini melengkapi rangkaian penguatan pengamanan Obvitnas di Kilang Plaju. Sebelumnya, pada Rabu (21/10/2026), Kilang Plaju menerima kunjungan Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI untuk melakukan monitoring dan evaluasi pengamanan.
Melalui koordinasi dengan aparat keamanan dan pemangku kepentingan terkait, Kilang Plaju berupaya menjaga keamanan fasilitas serta memastikan kegiatan operasional berjalan andal.
Penguatan pengamanan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan operasional kilang dalam mendukung kebutuhan energi masyarakat dan ketahanan energi nasional.
Baca Juga:Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka