- Kebakaran melanda permukiman padat di Lorong Sabar, Palembang, Sumatera Selatan, pada Senin sore, 19 Oktober 2026.
- Petugas gabungan mengerahkan mobil pemadam dan water cannon untuk mengatasi api di tengah kendala pasokan air.
- Dugaan awal menyebutkan belasan hingga sekitar 20 rumah terbakar, sementara penyebab pasti masih menunggu pendataan resmi.
SuaraSumsel.id - Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Lorong Sabar, kawasan Jalan HM Ryacudu, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Sedikitnya 10 rumah dilaporkan hangus, sementara warga berlarian menyelamatkan diri ketika api merambat ke bangunan di sekitarnya.
Seorang saksi mata bernama Deni mengatakan kobaran api sudah membesar ketika dirinya mengetahui kejadian tersebut. Api kemudian merambat ke rumah-rumah yang berada berdekatan, terutama bangunan yang terbuat dari kayu.
“Api sudah besar membakar rumah yang terbuat dari kayu. Kemudian, kobarannya langsung menyambar rumah di sebelahnya,” ujar Rama.
Kebakaran terjadi di kawasan permukiman yang bangunannya berdiri berdekatan. Kondisi tersebut membuat api berpotensi cepat menjalar dan menyulitkan upaya pemadaman.
Baca Juga:Karyawati SPPG Palembang Laporkan Atasan ke Polda Sumsel, Dugaan Pelecehan Diusut
Pemerintah Kota Palembang mengerahkan sekitar 10 unit mobil pemadam kebakaran beserta personel untuk mengendalikan kobaran api. Polrestabes Palembang juga menurunkan kendaraan taktis water cannon guna membantu proses pemadaman.
Namun, proses penanganan tidak hanya berkaitan dengan pemadaman api. Petugas juga harus memastikan keselamatan warga, membantu evakuasi, serta mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api di sekitar bangunan yang terbakar.
Petugas menghadapi kendala akses air sehingga mobil tangki harus bolak-balik untuk mendukung proses pemadaman. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam penanganan kebakaran di lokasi.
Belasan ambulans disiagakan, warga membutuhkan pertolongan
Kebakaran juga memicu kepanikan di antara warga. Sejumlah orang dilaporkan menangis ketika menyaksikan tempat tinggal mereka dilalap api.
Baca Juga:Warisan Budaya Sumsel Bukan Sekadar Tradisi, Berpeluang Jadi Modal Diplomasi Dunia
Layanan kesehatan Kota Palembang mengerahkan sekitar 12 ambulans untuk mengantisipasi warga yang membutuhkan pertolongan medis. Menurut laporan Sumatera Ekspres, sejumlah warga mengalami sesak napas dan terjatuh di tengah situasi darurat. Beberapa warga lanjut usia juga dievakuasi untuk mendapatkan penanganan.
Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) turut membantu warga yang membutuhkan pertolongan, termasuk pemberian oksigen kepada anak-anak dan orang dewasa.
Meski demikian, belum tersedia data lengkap mengenai jumlah warga yang mengalami gangguan kesehatan, jumlah penghuni yang terdampak, maupun kemungkinan adanya korban jiwa.
Berapa rumah yang terbakar di Lorong Sabar?
Inforamasi dihimpun setidaknya, sedikitnya 10 rumah hangus dalam kebakaran tersebut. Sementara itu, laporan Sumsel Update menyebut belasan rumah diduga terbakar, sedangkan laporan Sumeks Disway menyebut jumlahnya diperkirakan sekitar 20 rumah.
Perbedaan angka tersebut menunjukkan bahwa jumlah bangunan terdampak masih perlu dipastikan melalui pendataan petugas di lapangan.