Dari Tari Tanggai hingga Lukisan Presiden 2045, Seniman Suarakan Kritik Karhutla

Para seniman Sumatera Selatan dan Jambi menyuarakan kritik terhadap kebakaran hutan melalui karya seni.

Tasmalinda
Senin, 12 Oktober 2026 | 17:11 WIB
Dari Tari Tanggai hingga Lukisan Presiden 2045, Seniman Suarakan Kritik Karhutla
Seorang seniman mengenakan busana tradisional berwarna merah dengan masker gas di tengah lanskap hutan yang hangus terbakar
Baca 10 detik
  • Para seniman Sumatera Selatan dan Jambi menyuarakan kritik terhadap kebakaran hutan melalui karya seni.
  • Karya seni tersebut dipamerkan di ruang publik untuk menggambarkan dampak buruk pencemaran udara lingkungan masyarakat.
  • Pada Minggu (11/10/2026), kualitas udara Palembang mencapai tingkat berbahaya akibat konsentrasi PM2.5 yang tinggi.

Pebri berharap karyanya dapat mendorong kesadaran masyarakat agar bencana asap tidak terus berulang. Melalui ruang publik, pesan tersebut diharapkan menjangkau orang-orang yang mungkin tidak mengikuti diskusi lingkungan, tetapi merasakan langsung dampak kabut asap.

Karya seni dengan demikian tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi estetik. Ia juga menjadi medium untuk menyampaikan kritik, membuka percakapan, dan mengingatkan masyarakat tentang persoalan yang belum terselesaikan.

Kritik para seniman muncul ketika persoalan kualitas udara masih menjadi perhatian di Sumatera Selatan.

Pada Minggu (11/10/2026), konsentrasi PM2.5 di sejumlah stasiun pemantauan Palembang dilaporkan mencapai 497,9 mikrogram per meter kubik. Angka tersebut masuk kategori berbahaya dan menunjukkan tingginya konsentrasi partikel halus di lokasi serta waktu pengukuran tersebut.

Baca Juga:Sumsel United Hajar Persiku 5-1, M Nasuha Justru Soroti Kekurangan Tim

PM2.5 merupakan partikel polutan berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan. Paparan dalam konsentrasi tinggi berisiko menimbulkan gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta orang dengan penyakit pernapasan dan jantung.

Karena itu, kabut asap tidak cukup dipandang sebagai persoalan lingkungan yang mengganggu aktivitas sementara. Kualitas udara berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat dan hak warga untuk memperoleh lingkungan yang aman.

Meski demikian, angka pengukuran pada stasiun dan waktu tertentu tidak otomatis menggambarkan kondisi seluruh wilayah Palembang sepanjang hari. Data kualitas udara perlu dibaca dengan memperhatikan lokasi, waktu, dan sumber pemantauannya.

Ketika seni menjadi suara bagi lingkungan

Fotografi perempuan bermasker, lukisan Presiden 2045, hingga satire yang memadukan tari Tanggai memperlihatkan cara seniman menerjemahkan krisis lingkungan ke dalam bahasa visual dan budaya.

Baca Juga:Kabut Asap Palembang Belum Mereda, PM2.5 Tembus 497,9 dan Udara Berbahaya

Masing-masing karya membawa pendekatan berbeda, tetapi bertemu pada satu persoalan: karhutla bukan hanya tentang hutan yang terbakar. Dampaknya merambat ke kesehatan, kehidupan sosial, identitas budaya, dan masa depan masyarakat.

Ketika kabut asap membuat warga kesulitan bernapas, seni menghadirkan ruang untuk menyampaikan keresahan yang tidak selalu tertampung dalam angka statistik. Karya-karya tersebut juga mengingatkan bahwa persoalan lingkungan membutuhkan perhatian lebih dari sekadar respons saat kebakaran terjadi.

Di tengah krisis yang berulang, kritik melalui seni menjadi pengingat bahwa masyarakat tidak hanya membutuhkan udara bersih hari ini. Mereka juga membutuhkan kepastian bahwa kerusakan serupa tidak terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini