- PTBA meresmikan fasilitas WTP berbasis PLTS di Talang Jawa Sidomulyo I, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
- Pembangunan fasilitas tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan akses air bersih sekaligus mendorong penggunaan energi terbarukan.
- Pengelolaan fasilitas air bersih dan energi surya tersebut diserahkan kepada Kelompok Swadaya Masyarakat Sidomulyo I.
SuaraSumsel.id - Akses air bersih dan energi terbarukan dipadukan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) melalui pembangunan Water Treatment Plant (WTP) berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bagi masyarakat Talang Jawa Sidomulyo I, Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Fasilitas tersebut telah diresmikan PTBA sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan energi terbarukan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
WTP berbasis PLTS tersebut tidak hanya menghadirkan infrastruktur pengolahan air, tetapi juga menggunakan energi surya sebagai sumber daya operasionalnya. Dengan pendekatan tersebut, kebutuhan dasar masyarakat dipadukan dengan solusi yang memperhatikan aspek lingkungan.
Tanjung Enim Mining Site General Manager PTBA, Satria Wirawan, mengatakan pembangunan WTP dilakukan untuk menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar wilayah operasional.
Baca Juga:PTBA Raih 2 Penghargaan KESGI Award 2026, Diapresiasi atas ESG dan Dekarbonisasi
“PTBA berupaya menghadirkan program yang menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperhatikan aspek lingkungan. Melalui WTP berbasis PLTS ini, kami mendukung akses terhadap air sekaligus mendorong penggunaan energi terbarukan. Kami berharap manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Satria.
Warga Dilibatkan dalam Pengelolaan
PTBA tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga melibatkan masyarakat dalam pengelolaannya. Pengelolaan WTP diserahkan kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Sidomulyo I.
Menurut Satria, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan fasilitas dapat digunakan dan dirawat secara berkelanjutan.
“Penyediaan infrastruktur merupakan tahap awal. Pengelolaan dan pemeliharaan bersama menjadi kunci agar manfaatnya terus dirasakan. Kami berharap sinergi PTBA, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terjaga dengan baik,” katanya.
Baca Juga:PTBA Raih Silver Winner Greenovation 2026 Lewat Inovasi Energi Surya
Model pengelolaan tersebut sekaligus diharapkan dapat membangun rasa memiliki dan tanggung jawab masyarakat terhadap fasilitas yang telah tersedia.
Air Bersih Dipadukan dengan Energi Surya
Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui inisiatif yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal.
“Penyediaan akses air melalui WTP berbasis PLTS merupakan bentuk kontribusi PTBA yang selaras dengan semangat Asta Cita untuk mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Kami meyakini kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat menjadi fondasi penting agar manfaatnya dapat terus dirasakan,” ujar Eko.
Eko menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan fasilitas juga menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian.
“Kolaborasi menjadi kunci. Dengan keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat, kami berharap fasilitas ini dapat dikelola secara optimal sehingga mendukung kemandirian dan memberikan manfaat dalam jangka panjang,” katanya.