- Pemerintah Kabupaten OKU Timur bersama Bank Sumsel Babel dan OJK menggelar program Sultan Muda pada 10 September 2026.
- Kegiatan ini memberikan edukasi literasi keuangan, perlindungan konsumen, dan digitalisasi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
- Pelaku UMKM diharapkan mampu mengelola keuangan secara profesional serta memanfaatkan akses pembiayaan yang tepat untuk mengembangkan usahanya.
Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, Muhammad Faishal, mengatakan keterlibatan Bank Sumsel Babel dalam kegiatan Sultan Muda merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan dan pengembangan UMKM di daerah.
Menurutnya, penguatan UMKM tidak hanya membutuhkan akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan, risiko, digitalisasi, dan pemanfaatan pembiayaan secara bijak.
“Melalui kegiatan Sultan Muda Goes to Kabupaten OKU Timur, kami berharap para pelaku UMKM semakin memahami pentingnya mengelola keuangan dengan baik, memanfaatkan layanan keuangan secara aman, serta mampu mengakses pembiayaan sesuai dengan kebutuhan pengembangan usahanya,” ujar Muhammad Faishal.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, OJK, Dinas Koperasi dan UKM, serta perbankan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem yang mampu mendukung pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan.
Baca Juga:Bank Sumsel Babel Gandeng Kejari PALI, Perkuat Kepatuhan dan Pencegahan Fraud
“Bank Sumsel Babel berkomitmen untuk terus hadir dan menjadi bagian dari pengembangan ekonomi daerah. Kami berharap UMKM di OKU Timur semakin maju, mandiri, berdaya saing, dan mampu memanfaatkan peluang ekonomi yang terus berkembang,” katanya.
Sultan Muda Jadi Ruang Tumbuh UMKM
Melalui Sultan Muda Goes to Kabupaten OKU Timur, para pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan edukasi mengenai keuangan, tetapi juga didorong untuk membangun pola pikir usaha yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, regulator, perbankan, dan pelaku usaha diharapkan mampu menciptakan ekosistem keuangan yang semakin inklusif, aman, dan mudah diakses masyarakat.
Program ini sekaligus menjadi momentum untuk mendorong UMKM di Kabupaten OKU Timur agar semakin cerdas dalam mengelola keuangan, terlindungi saat bertransaksi, adaptif terhadap digitalisasi, serta mampu memanfaatkan akses pembiayaan secara bertanggung jawab.
Baca Juga:Perkuat Inklusi Keuangan, BRI Siap Jalankan Arahan Presiden Prabowo
Dengan meningkatnya literasi dan inklusi keuangan, UMKM di OKU Timur diharapkan dapat terus berkembang, memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.