- JNE Palembang menggelar Media Gathering keempat bersama insan pers pada Kamis (10/9/2026).
- Pemilik Pempek Diva, Euis Novieliyani, menggunakan JNE sejak 2019 karena profesionalisme dan kecepatan layanannya.
- Public Relation Region Sumatera JNE, Khairul Tanjung, menilai media penting untuk komunikasi dan akurasi informasi.
"Informasi sekarang larinya luar biasa cepat. Kejadian di ujung Indonesia bisa langsung heboh di Palembang dalam hitungan detik. Tantangannya bukan lagi cepat-cepatan, tapi bagaimana informasi itu akurat dan bisa dipertanggungjawabkan," ujar Khairul.
Ia menilai media memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan publik melalui informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Karena itu, JNE memandang media tidak hanya sebagai sarana penyampaian informasi perusahaan, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun komunikasi yang terbuka.
"Kami di JNE butuh media. Bukan cuma untuk memberitakan promo atau layanan baru. Lebih dari itu, kami butuh komunikasi dua arah yang sehat. Kalau komunikasinya terbuka, saling memahami itu jadi mudah," katanya.
Baca Juga:Demi UMKM Naik Kelas, Kepala Unit BRI Rela Tempuh Jalan Berlumpur di Rantau Prapat
JNE dan UMKM Tumbuh Bersama
Media Gathering JNE Palembang tahun ini mempertemukan puluhan insan media dengan jajaran manajemen perusahaan dalam suasana santai dan interaktif.
Namun, kehadiran pelaku UMKM dalam sesi diskusi memberikan warna tersendiri. Pembahasan tidak hanya berputar pada layanan pengiriman, tetapi juga pengalaman nyata pelaku usaha dalam memanfaatkan layanan logistik untuk mendukung pertumbuhan bisnis.
JNE juga memperkenalkan layanan pengiriman internasional yang membuka peluang bagi pelanggan dan pelaku usaha untuk menjangkau pasar di luar Indonesia, sesuai dengan ketentuan dan persyaratan negara tujuan.
Bagi UMKM, perluasan pasar menjadi salah satu tantangan sekaligus peluang terbesar di tengah perkembangan ekonomi digital.
Baca Juga:Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
Produk lokal seperti kuliner khas Palembang kini tidak hanya mengandalkan konsumen yang datang langsung ke toko. Dukungan pemasaran digital dan layanan logistik memungkinkan produk menjangkau pelanggan di kota dan daerah lain.
Melalui Media Gathering yang telah memasuki tahun keempat, JNE Palembang juga terus memperkuat komunikasi dengan media sekaligus membuka ruang untuk mengangkat cerita-cerita pertumbuhan ekonomi lokal.
Cerita perjalanan Pempek Diva menjadi salah satu contoh bahwa di balik perkembangan sebuah UMKM, terdapat ekosistem yang bekerja bersama, mulai dari pelaku usaha, konsumen, media hingga layanan logistik.
Dengan dukungan ekosistem yang semakin kuat, UMKM Palembang diharapkan tidak hanya mampu bertahan di pasar lokal, tetapi juga terus memperluas jangkauan hingga ke berbagai daerah dan pasar yang lebih luas.