- Kilang Plaju dan BRIN meneken kerja sama riset di Cibinong pada 18 Agustus 2026.
- Kolaborasi periode 2026-2029 ini fokus mengembangkan teknologi pembenihan untuk restocking Ikan Belida Sungai Musi.
- Riset sebelumnya sukses memijahkan 571 individu ikan dan menemukan kembali spesies langka Chitala hypselonotus.
Riset Belida Masuk Tahap Teknologi OMICS
Memasuki tahap lanjutan, tim peneliti BRIN dan Pertamina akan menggunakan pendekatan teknologi OMICS, yang mencakup genomik, metabolik, dan proteomik.
Teknologi tersebut digunakan untuk menghadapi tantangan pembenihan dan pembesaran Ikan Belida di wadah pemeliharaan. Pendekatan ini ditujukan untuk memetakan kebutuhan pakan secara presisi pada setiap fase pertumbuhan sekaligus mengakselerasi laju pertumbuhan Ikan Belida Lopis.
Program CSR Belida Musi Lestari yang dijalankan Kilang Plaju juga telah mendapat berbagai pengakuan. Kilang Plaju meraih penghargaan tertinggi PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup secara berturut-turut pada 2024 dan 2025.
Baca Juga:Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
Selain itu, program tersebut juga meraih predikat GOLD dalam The 16th Annual Global CSR & ESG Summit & Awards di Vietnam.
Melalui perpanjangan PKS hingga 2029, Kilang Plaju dan BRIN optimistis riset berbasis bioinformatika dan OMICS dapat terus dikembangkan untuk mendukung upaya pemulihan ekosistem perairan Sungai Musi sekaligus menjaga keberadaan Ikan Belida sebagai bagian dari warisan keanekaragaman hayati Indonesia.