- Dua korban berinisial S (60) dan D (17) jatuh dari tongkang di Sungai Baung pada 7 Agustus 2026.
- Tim SAR gabungan dan warga melakukan pencarian intensif dengan menyisir alur Sungai Baung selama dua hari.
- Kedua korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar lokasi kejadian pada 8 Agustus 2026.
SuaraSumsel.id - Dua orang yang dilaporkan jatuh dari atas tongkang di perairan Sungai Baung, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, akhirnya ditemukan. Keduanya, S (60) dan D (17), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tim gabungan melakukan pencarian selama dua hari.
Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Heru Agung Nugroho mengatakan pencarian dilakukan bersama Basarnas dan masyarakat dengan menyisir alur Sungai Baung di sekitar lokasi kejadian. “Kami mengerahkan personel bersama tim gabungan secara optimal untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban. Kecepatan respons menjadi bagian penting dalam penanganan setiap musibah di wilayah perairan,” ujar Heru.
Peristiwa tersebut bermula pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Saat itu, sebuah kapal tunda tengah menarik tongkang bermuatan mobil truk dari Sungai Baung menuju Palembang. Ketika melintas di sekitar tambatan Sahril, salah seorang saksi yang berada di atas tongkang mendengar teriakan meminta pertolongan.
Baca Juga:Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Saksi kemudian melihat dua orang telah terjatuh ke dalam sungai. Laporan mengenai kejadian tersebut kemudian diteruskan kepada petugas. Tim Ditpolairud Polda Sumsel bersama Basarnas bergerak melakukan pencarian terhadap kedua korban.
Pencarian berlanjut pada Sabtu (8/8/2026). Tim gabungan terlebih dahulu melakukan apel kesiapan sekitar pukul 06.30 WIB di pangkalan sandar Sei Baung sebelum bergerak menyisir alur sungai.
Penyisiran difokuskan di sekitar titik tempat kedua korban dilaporkan terjatuh. Selain personel kepolisian dan Basarnas, pencarian juga mendapat bantuan dari pihak kapal dan masyarakat sekitar.
Sekitar pukul 08.06 WIB, pencarian mulai menemukan titik terang. Salah seorang kru kapal menemukan jasad S (60) yang berada sekitar satu kilometer dari lokasi korban dilaporkan jatuh.
Jasad tersebut kemudian dievakuasi ke kapal Basarnas. Namun, pencarian belum berhenti.
Baca Juga:Ketika Kantor Tak Lagi Berdinding, Kisah Anyelir Berkarya Bersama Tri hingga Desa di OKI
Tim masih menyisir perairan untuk menemukan korban kedua. Sekitar pukul 10.50 WIB, tim kembali menemukan jasad D (17).
Korban kedua ditemukan mengapung tidak jauh dari lokasi ditemukannya korban pertama.