Jelang Muktamar PBNU, NU Sumsel Titip Pesan kepada Gus Rozin: Perkuat Ranting dan Pesantren

Pengurus wilayah dan cabang NU se-Sumatera Selatan menyampaikan harapan kepada Gus Rozin dalam silaturahmi di Palembang menjelang Muktamar.

Tasmalinda
Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:54 WIB
Jelang Muktamar PBNU, NU Sumsel Titip Pesan kepada Gus Rozin: Perkuat Ranting dan Pesantren
Pertemuan NU Sumatera Selatan menjelang Muktamar NU nasional
Baca 10 detik
  • Pengurus wilayah dan cabang NU se-Sumatera Selatan menyampaikan harapan kepada Gus Rozin dalam silaturahmi di Palembang menjelang Muktamar.
  • Gus Rozin menilai tantangan abad kedua NU adalah menjaga persatuan, menjadi mitra strategis pemerintah, serta memperkuat kemandirian ekonomi jamaah.
  • Pengurus daerah meminta program PBNU menjangkau tingkat ranting serta mendesak adanya perlindungan dan penguatan tata kelola marwah pesantren.

Ia berharap program-program organisasi tidak berhenti di tingkat pusat, tetapi benar-benar dirasakan hingga tingkat ranting dan anak ranting.

Menurutnya, keberhasilan gerakan KOIN NU di sejumlah daerah menunjukkan bahwa pemberdayaan berbasis jamaah mampu memperkuat partisipasi warga sekaligus mendukung kemandirian organisasi.

"Kami berharap program-program seperti itu dapat menjangkau seluruh daerah sehingga warga benar-benar merasakan kehadiran PBNU," ujarnya.

Marwah Pesantren Harus Dijaga

Baca Juga:PBNU Laporkan Trans 7 ke Polisi: Ini Bukan Soal Tersinggung, Tapi Martabat Kiai!

Aspirasi lain datang dari Rais Syuriah PCNU Ogan Ilir, KH Qusyairi Abror, yang menyoroti pentingnya menjaga marwah pesantren di tengah maraknya pemberitaan negatif yang melibatkan oknum.

Ia berharap PBNU memiliki strategi yang mampu melindungi nama baik pesantren sekaligus memperkuat tata kelola lembaga pendidikan Islam.

Menanggapi hal tersebut, Gus Rozin menegaskan bahwa pesantren merupakan fondasi utama Nahdlatul Ulama yang harus terus dijaga.

Menurutnya, pelanggaran hukum harus diproses terhadap pelaku, namun tidak boleh mengaburkan peran besar pesantren dalam pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

"Pesantren harus tetap menjadi tempat yang aman, melahirkan ulama, membangun akhlak, sekaligus menjaga tradisi keilmuan Ahlussunnah wal Jamaah. Karena itu, perlindungan terhadap santri dan penguatan tata kelola pesantren harus menjadi bagian dari agenda besar PBNU," tegasnya.

Baca Juga:Sejarah NU Sumsel Kini Dibukukan: Perjalanan dari Penjajahan Jepang ke Era Reformasi

Pertemuan tersebut memperlihatkan besarnya harapan pengurus NU Sumatera Selatan terhadap kepemimpinan PBNU pada masa mendatang. Aspirasi yang disampaikan tidak hanya menekankan pentingnya organisasi yang semakin dekat dengan warga hingga tingkat ranting, tetapi juga perlunya memperkuat kemandirian jamaah, menjaga marwah pesantren, dan memastikan setiap program benar-benar memberi manfaat bagi umat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak