- FIFA menjatuhkan sanksi administratif *registration ban* kepada Sriwijaya FC akibat tidak memenuhi kewajiban finansial atau sengketa kontrak.
- Sanksi tersebut melarang Sriwijaya FC mendaftarkan pemain baru selama bursa transfer berlangsung hingga kewajiban mereka diselesaikan.
- Manajemen Sriwijaya FC harus segera menyelesaikan permasalahan finansial agar sanksi FIFA dicabut dan dapat merekrut pemain baru.
Bagaimana Cara Mencabut Registration Ban?
Sanksi registration ban dapat dicabut apabila klub telah memenuhi kewajiban yang menjadi dasar dijatuhkannya hukuman.
Setelah kewajiban diselesaikan dan proses administrasi diverifikasi FIFA, status registration ban dapat dihapus sehingga klub kembali diperbolehkan mendaftarkan pemain baru.
Sejumlah klub Indonesia sebelumnya juga pernah mengalami registration ban dan berhasil keluar dari sanksi setelah menyelesaikan kewajibannya.
Baca Juga:Ancaman Baru Sriwijaya FC, Registration Ban FIFA Bisa Ganggu Kebangkitan Laskar Wong Kito
Bagi Sriwijaya FC, penyelesaian registration ban menjadi salah satu pekerjaan penting sebelum menghadapi musim kompetisi berikutnya.
Jika persoalan tersebut dapat segera diselesaikan, manajemen memiliki keleluasaan untuk membangun skuad yang lebih kompetitif. Sebaliknya, apabila sanksi masih berlaku saat bursa transfer berlangsung, ruang gerak klub dalam memperkuat tim akan menjadi terbatas.
Karena itu, perhatian suporter kini tertuju pada langkah manajemen Sriwijaya FC dalam memenuhi kewajiban yang menjadi dasar munculnya registration ban agar Laskar Wong Kito dapat kembali leluasa melakukan registrasi pemain.