- Warga Palembang dapat menyiasati cuaca panas dengan mengatur waktu buka jendela serta menutup tirai saat matahari terik.
- Posisi kipas angin yang tepat dan penggunaan sprei berbahan katun efektif membantu menurunkan suhu kamar secara alami.
- Mematikan perangkat elektronik yang tidak terpakai mampu mengurangi sumber panas berlebih tanpa harus membeli alat pendingin baru.
SuaraSumsel.id - Belakangan ini, cuaca di Palembang terasa semakin menyengat. Matahari yang terik sejak pagi membuat suhu di dalam rumah ikut meningkat. Tak sedikit warga mengeluhkan kamar yang tetap panas meski kipas angin sudah berputar kencang.
Namun, jangan buru-buru membeli AC baru. Ada beberapa cara sederhana yang bisa membuat kamar terasa lebih sejuk tanpa harus menguras kantong atau membuat tagihan listrik melonjak.
Berikut lima trik yang bisa langsung Anda praktikkan di rumah.
1. Buka Jendela di Waktu yang Tepat
Baca Juga:Batal Digusur, 27 Pedagang Stadion Kamboja Tetap Berjualan, Jogging Track Tetap Dibangun
Banyak orang membiarkan jendela terbuka sepanjang hari. Padahal, saat matahari sedang terik, udara yang masuk justru membawa hawa panas.
Waktu terbaik membuka jendela adalah pagi hari sebelum matahari meninggi atau malam hari ketika suhu luar mulai turun. Jika memungkinkan, buka dua jendela yang saling berhadapan agar tercipta ventilasi silang sehingga udara panas dapat keluar lebih cepat.
2. Tutup Tirai Saat Matahari Sedang Terik
Sinar matahari yang masuk langsung melalui jendela dapat membuat kamar berubah seperti rumah kaca. Gunakan gorden tebal atau tirai berwarna terang untuk mengurangi panas yang masuk ke dalam ruangan. Cara sederhana ini mampu membantu menjaga suhu kamar tetap lebih stabil sepanjang siang.
3. Atur Posisi Kipas Angin dengan Benar
Baca Juga:Putus Cinta Berujung Polisi, Keluarga Korban Serahkan Pemuda Palembang Diduga Sebar Foto Bugil
Kipas angin sebenarnya tidak menurunkan suhu ruangan, melainkan membantu mempercepat penguapan keringat sehingga tubuh terasa lebih sejuk. Agar lebih efektif, arahkan kipas ke luar jendela selama beberapa saat pada sore atau malam hari untuk membantu membuang udara panas yang terjebak di dalam kamar. Setelah udara mulai berganti, arahkan kembali ke dalam ruangan.
4. Gunakan Sprei Berbahan Katun
Bukan hanya suhu ruangan yang menentukan kenyamanan tidur, tetapi juga bahan perlengkapan tidur. Mengganti sprei dengan bahan katun yang mudah menyerap keringat dapat membantu tubuh tetap nyaman meski cuaca sedang panas. Hindari penggunaan selimut tebal jika tidak diperlukan.
5. Kurangi Sumber Panas di Dalam Kamar
Lampu pijar, televisi, komputer, hingga charger yang terus terhubung ke listrik menghasilkan panas tambahan. Matikan perangkat elektronik yang tidak digunakan dan manfaatkan lampu LED yang menghasilkan panas lebih rendah. Langkah kecil ini dapat membantu mengurangi suhu ruangan, terutama pada malam hari.
Jika kamar masih terasa gerah, Anda bisa mandi dengan air sejuk sebelum tidur atau meletakkan botol berisi air dingin yang dibungkus kain di sekitar tempat tidur untuk membantu menurunkan rasa panas.