- Seorang pria bernama Aidil ditikam secara brutal oleh pelaku berinisial YC di dalam angkot kawasan Palembang, Rabu pagi.
- Akibat serangan mendadak tersebut, korban mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuh dan kini menjalani perawatan intensif.
- Istri korban, Mareta Sinta, telah melaporkan pelaku ke Polrestabes Palembang untuk segera diproses hukum sesuai ketentuan berlaku.
SuaraSumsel.id - Tangisan seorang anak kecil pecah di dalam angkot yang melintas di kawasan Jalan Segaran, Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I Palembang, Rabu (13/5/2026) pagi.
Di hadapan bocah itu, sang ayah bernama Aidil ditikam secara brutal oleh seorang pria saat sedang memangku dirinya di dalam angkot.
Peristiwa berdarah yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB tersebut membuat penumpang panik. Korban disebut diserang secara tiba-tiba menggunakan senjata tajam hingga mengalami sejumlah luka tusuk di tubuhnya.
Tidak terima suaminya menjadi korban penusukan brutal, Mareta Sinta (35) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang untuk melaporkan pria berinisial YC yang diduga sebagai pelaku.
Baca Juga:Pengusaha Salon Palembang Kehilangan Rp3,5 Miliar, Tergiur Investasi Batu Bara dari Guru Spiritual
Di hadapan petugas, Mareta menceritakan detik-detik mencekam saat suaminya diserang ketika sedang bersama anak mereka.
“Tiba-tiba datang terlapor dan langsung menyerang suami saya menggunakan pisau. Pelaku menusuk suami saya berkali-kali, padahal saat itu dia sedang memangku anak,” ungkap Mareta kepada wartawan.
Menurut Mareta, aksi penusukan itu terjadi begitu cepat hingga korban tidak sempat menghindar.
Suasana di dalam angkot mendadak kacau. Penumpang disebut syok melihat korban bersimbah darah, sementara anak kecil yang berada di pangkuan Aidil menangis ketakutan.
Akibat serangan tersebut, Aidil mengalami luka tusuk di sejumlah bagian tubuh.
Baca Juga:Promo QRIS Bank Sumsel Babel Mei 2026, 7 Merchant Kuliner di Palembang Ini Kasih Diskon Makan
“Suami saya mengalami luka tusuk di paha kiri, lengan kanan, punggung sebelah kiri, dan luka gores di sekujur tubuh,” jelas Mareta.
Korban kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka-luka yang dialaminya.
Sementara itu, pihak keluarga berharap polisi segera menangkap pelaku dan memproses kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku.
“Saya berharap pelaku cepat ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” katanya.
Kasus penusukan brutal di dalam angkot tersebut kini dalam penanganan aparat kepolisian Polrestabes Palembang.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga karena aksi kekerasan terjadi di ruang publik dan disaksikan langsung oleh anak korban sendiri.