- Aplikator spons cushion yang jarang dibersihkan menjadi sarang bakteri penyebab jerawat kecil berulang.
- Formula cushion terlalu *occlusive* atau pemilihan tipe *glowing* untuk kulit berminyak memicu pori tersumbat.
- Pemakaian cushion terlalu tebal atau pembersihan wajah tidak maksimal mengakibatkan pori tersumbat dan timbul jerawat.
SuaraSumsel.id - Cushion sering disebut sebagai base makeup paling praktis dan ringan. Namun bagi sebagian orang, pemakaian cushion justru berujung masalah: jerawat muncul tiba-tiba, padahal sebelumnya kulit relatif aman. Kenapa bisa begitu?
Berikut lima alasan paling umum kenapa cushion malah bikin jerawatan, yang sering luput disadari pengguna.
1. Aplikator Cushion Jarang Dibersihkan
Spons cushion menyerap sisa produk, minyak wajah, dan debu setiap kali dipakai. Jika jarang dicuci, aplikator bisa menjadi sarang bakteri yang berpindah langsung ke kulit wajah.
Inilah penyebab paling klasik jerawat kecil muncul berulang di area yang sama.
Baca Juga:7 Cushion Paling Ringan untuk Tampilan Natural, Cocok untuk Kamu yang Gak Suka Makeup Tebal
2. Formula Cushion Terlalu Occlusive
Beberapa cushion mengandung bahan yang terlalu “mengunci” kulit. Pada kulit berminyak atau acne-prone, kondisi ini membuat pori-pori sulit bernapas dan akhirnya tersumbat.
Akibatnya, komedo berubah menjadi jerawat meradang.
3. Salah Pilih Cushion Sesuai Jenis Kulit
Cushion dengan klaim glowing sering mengandung emollient tinggi. Jika dipakai pada kulit berminyak atau sensitif, hasilnya justru memicu produksi sebum berlebih.
Kulit terlihat glowing, tapi diam-diam sedang “protes”.
4. Cushion Dipakai Terlalu Tebal dan Di-layer
Keinginan menutup bekas jerawat sering membuat cushion ditepuk berulang-ulang. Lapisan produk yang terlalu tebal membuat kulit sulit bernapas, terutama jika dipakai seharian.
Baca Juga:7 Cushion dengan Refill untuk Makeup Lebih Hemat dan Ramah Lingkungan
Risiko jerawat meningkat saat makeup jarang di-touch up dengan cara yang benar.
5. Wajah Tidak Dibersihkan Maksimal
Kesalahan bukan selalu di cushion, tapi pada proses pembersihan. Cushion yang menempel seharian membutuhkan double cleansing yang benar.
Jika masih ada sisa makeup tertinggal, pori-pori akan tersumbat dan jerawat muncul keesokan harinya.
Cushion tidak selalu menjadi penyebab utama jerawat, tetapi cara memilih, memakai, dan membersihkannya sangat menentukan kondisi kulit. Dengan formula yang tepat dan kebiasaan bersih, cushion tetap bisa jadi sahabat kulit, bukan musuh.