5 Penyebab Cushion Picu Jerawat, Banyak Dialami Pengguna Makeup Sehari-hari

Aplikator spons cushion yang jarang dibersihkan menjadi sarang bakteri penyebab jerawat kecil berulang.

Tasmalinda
Minggu, 04 Januari 2026 | 22:23 WIB
5 Penyebab Cushion Picu Jerawat, Banyak Dialami Pengguna Makeup Sehari-hari
ilustrasi cushion penyebab jerawat.
Baca 10 detik
  • Aplikator spons cushion yang jarang dibersihkan menjadi sarang bakteri penyebab jerawat kecil berulang.
  • Formula cushion terlalu *occlusive* atau pemilihan tipe *glowing* untuk kulit berminyak memicu pori tersumbat.
  • Pemakaian cushion terlalu tebal atau pembersihan wajah tidak maksimal mengakibatkan pori tersumbat dan timbul jerawat.

SuaraSumsel.id - Cushion sering disebut sebagai base makeup paling praktis dan ringan. Namun bagi sebagian orang, pemakaian cushion justru berujung masalah: jerawat muncul tiba-tiba, padahal sebelumnya kulit relatif aman. Kenapa bisa begitu?

Berikut lima alasan paling umum kenapa cushion malah bikin jerawatan, yang sering luput disadari pengguna.

1. Aplikator Cushion Jarang Dibersihkan
Spons cushion menyerap sisa produk, minyak wajah, dan debu setiap kali dipakai. Jika jarang dicuci, aplikator bisa menjadi sarang bakteri yang berpindah langsung ke kulit wajah.

Inilah penyebab paling klasik jerawat kecil muncul berulang di area yang sama.

Baca Juga:7 Cushion Paling Ringan untuk Tampilan Natural, Cocok untuk Kamu yang Gak Suka Makeup Tebal

2. Formula Cushion Terlalu Occlusive
Beberapa cushion mengandung bahan yang terlalu “mengunci” kulit. Pada kulit berminyak atau acne-prone, kondisi ini membuat pori-pori sulit bernapas dan akhirnya tersumbat.

Akibatnya, komedo berubah menjadi jerawat meradang.

3. Salah Pilih Cushion Sesuai Jenis Kulit
Cushion dengan klaim glowing sering mengandung emollient tinggi. Jika dipakai pada kulit berminyak atau sensitif, hasilnya justru memicu produksi sebum berlebih.

Kulit terlihat glowing, tapi diam-diam sedang “protes”.

4. Cushion Dipakai Terlalu Tebal dan Di-layer
Keinginan menutup bekas jerawat sering membuat cushion ditepuk berulang-ulang. Lapisan produk yang terlalu tebal membuat kulit sulit bernapas, terutama jika dipakai seharian.

Baca Juga:7 Cushion dengan Refill untuk Makeup Lebih Hemat dan Ramah Lingkungan

Risiko jerawat meningkat saat makeup jarang di-touch up dengan cara yang benar.

5. Wajah Tidak Dibersihkan Maksimal
Kesalahan bukan selalu di cushion, tapi pada proses pembersihan. Cushion yang menempel seharian membutuhkan double cleansing yang benar.

Jika masih ada sisa makeup tertinggal, pori-pori akan tersumbat dan jerawat muncul keesokan harinya.

Cushion tidak selalu menjadi penyebab utama jerawat, tetapi cara memilih, memakai, dan membersihkannya sangat menentukan kondisi kulit. Dengan formula yang tepat dan kebiasaan bersih, cushion tetap bisa jadi sahabat kulit, bukan musuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak