Sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor juga tumbuh solid sebesar 8,32%, mencerminkan peningkatan aktivitas konsumsi dan perniagaan.
Sektor-sektor unggulan seperti Pertambangan dan Penggalian tumbuh moderat sebesar 4,07%, Industri Pengolahan tumbuh 3,49%, dan Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan tumbuh 5,17%.
Pertumbuhan yang relatif stabil di sektor-sektor ini menunjukkan bahwa mereka tetap menjadi pilar penting dalam menopang perekonomian daerah.
Sektor Jasa Catat Pertumbuhan Positif, Pariwisata Mulai Bergeliat?
Baca Juga:Muba Dapat Rp674 Miliar DBH Migas, 24 Sumur Eksploitasi dan 4 Proyek Baru Siap Digarap
Sektor-sektor jasa juga menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Sektor Akomodasi dan Makan Minum mencatatkan pertumbuhan yang cukup tinggi sebesar 9,71%, memberikan indikasi adanya pemulihan dan peningkatan aktivitas di sektor pariwisata dan layanan terkait.
Sektor Jasa Pendidikan juga tumbuh solid sebesar 7,90%, begitu pula dengan sektor Real Estate sebesar 7,31% dan Transportasi dan Pergudangan sebesar 6,65%. Pertumbuhan di sektor-sektor ini memberikan harapan akan semakin beragamnya sumber-sumber pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan.
Diversifikasi Ekonomi Mulai Tampak, Namun Sektor Unggulan Tetap Dominan
Data distribusi dan pertumbuhan PDRB menurut lapangan usaha ini memberikan gambaran yang komprehensif mengenai struktur dan dinamika ekonomi Sumatera Selatan.
Meskipun sektor pertanian dan pertambangan masih menjadi kontributor utama, pertumbuhan yang signifikan di sektor-sektor lain seperti informasi dan komunikasi, perdagangan, akomodasi dan makan minum, serta jasa lainnya mengindikasikan bahwa upaya diversifikasi ekonomi mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Baca Juga:4 Tahun Pacaran, Wanita di Palembang Dianiaya Saat Tagih Janji Nikah