“Kemarin itu dia minta antar ke warung tempat dia dan temannya berkumpul sekitar jam 1 siang. Dia ngomong ke saya cuma mau ngumpul aja, saya enggak tahu kalau dia di ajak ke dermaga Opi sana,” ungkap Diah, pada Sabtu (2/1/2024) siang.
Menurut Diah, dirinya dihubungi oleh salah satu teman anaknya yakni Gilang, yang memberitahu bahwa Alif tenggelam di danau Opi.
“Sorenya sekitar jam 5 saya dihubungi oleh kawannya yang di sana, dia bilang kalo Alif tenggelam di danau jadi saya langsung ke sana,” jelasnya.
Sambil meneteskan air matanya, Diah mengaku almarhum anaknya itu sendiri sudah mahir dalam berenang dan sudah sering berenang di Sungai Musi.
Baca Juga:Dugaan Oknum Dokter di Sumsel Lecehkan Istri Pasien Disidik Polisi
“Memang dari dulu sudah mahir si Alif itu berenang, tapi yang namanya ajal kita tidak tau. Sebelum pergi bertemu temannya, dia sempat minta cium, tapi saya tolak karena saya pikir dia bercanda, jadi akhirnya saya peluk aja dia. Enggak taunya itu momen terakhir saya sama Alif,” pungkasnya.
Dari pihak keluarga, untuk jenazah korban akan langsung dimakamkan di TPU Telagaswidak, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, pukul 13.00 WIB