SuaraSumsel.id - Tersangka kasus penceemaran nama baik Medina Zein dijemput paksa dan ditahan di ruang tahanan Polda Metro Jaya. Marissya Icha yang merupakan pelapor menulis pesan panjang terkait penangkapan terlapor Medina Zein.
Marissya Icha berterima kasih pada pihak kepolisian karena telah memproses laporannya hingga berujung penangkapan Medina Zein.
"Bismillah, masya Allah tabarakallah. Pertama aku berterima kasih kepada Kepolisian Republik indonesia dan Lawyer aku bang @ramzybaabud yang senantiasa mendampingi di permasalahan saya ini," tulis Marissya Icha di akun Instagram-nya.
Kerabat mendiang Vanessa Angel itu berpesan pada semua orang agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
Baca Juga:Pilu! Pria 61 Tahun di Palembang Meleraikan Tetangga Bertikai Jadi Tersangka, Istri Meninggal Dunia
Medina Zein dijemput paksa pada Kamis (7/7/2020) karena dua kali mangkir dari pemeriksaan. Istri Lukman Azhari itu dibawa ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk menjalani proses hukum.
"Saya ingin menyampaikan pesan dan hikmah yang bisa kita ambil dengan postingan ini agar jadi pelajaran besar untuk seluruh masyarakat indonesia yang seenaknya memainkan sosmed. Jangan lah terlalu sombong atau berkata kata kelewatan di sosial media," katanya.
Marissya Icha juga memperingatkan agar orang-orang tidak sembarangan menebar fitnah.
"Memang mungkin pandangan sebagian publik, kasus pencemaran nama baik, seenaknya menjelek-jelekkan orang tanpa bukti, fitnah, yang mungkin kamu pikir kasus seperti ini tidak akan mungkin ditangani kepolisian? Karena mungkin dipikir kasus aku ini kasus recehan yang tidak akan mungkin ditanggapi?" tuturnya.
Marissya Icha meminta agar warganet belajar dari kasus Medina Zein karena banyak orang yang masih seenaknya memainkan ketikan di media sosial.
Baca Juga:Waspada! Sumsel Hadapi Musim Kemarau, Curah Hujan Berlahan Menurun
"Karena kalau sudah seperti ini gimana? Enggak mau kan? Kalau memang kamu ada berbuat salah, ditegur itu harusnya makasih, bukannya brutal malah fitnah sana sini, yang nantinya malah rugi untuk dirimu," ujar Marissya Icha.
- 1
- 2