facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kemenhub: 17 Rute Operasional Angkot Modern Dipersiapkan di Palembang

Tasmalinda Selasa, 01 Maret 2022 | 08:41 WIB

Kemenhub: 17 Rute Operasional Angkot Modern Dipersiapkan di Palembang
Mobil Angkutan Kota (Angkot) modern yang disiapkan Kementerian Perhubungan (Kememhub) untuk Palembang,

Sebanyak 17 rute operasional angkutan kota atau angkot modern dipersiapkan di kota Palembang, Sumsel.

SuaraSumsel.id - Sebanyak 17 rute operasional angkutan kota atau angkot modern dipersiapkan Kementerian Perhubungan (Kememhub) di Palembang, Sumatera Selatan.

Direktur Lalu Lintas Jalan Kemenhub Suharto menjelaskan mobil Angkot modern adalah angkutan yang sudah difasilitasi dengan sarana penyejuk udara (AC), CCTV, GPS dan alat pembayaran non tunai (tap-cash).

Sehingga dengan fasilitas yang sudah representatif dan ekonomis itu, mobil Angkot modern tersebut dipersiapkan untuk menggantikan semua kendaraan Angkot konvensional di Palembang.

"Sebab bukan hanya penumpang tapi operator angkot juga mendapat kemudahan, mereka tidak harus menunggu penumpang seperti sebelumnya karena semuanya akan dibayar berdasarkan kilometer yang mereka tempuh dengan rute yang disiapkan," terang dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca 1 Maret 2022, Sembilan Wilayah di Sumsel Ini Diguyur Hujan Disertai Kilat

Penambahan rute operasional angkot modern ini dilaksanakan secara bertahap. Adapun 17 rute saat ini sudah tersedia sebanyak dua rute meliputi kawasan Bukit Besar - Sematang Borang, Sematang Borang - Asrama Haji (Jalan Tanjung Api-api).

"Tahun ini ada dua rute itu, sisanya dilaksanakan secara bertahap," kata dia.

Kemenhub dan Pemerintah Provinsi merencanakan mobil angkot modern tersebut segera beroprasi di rute tersebut pada April 2022 mendatang, sekaligus, juga diintegrasikan dengan kendaraan umum lainnya di Palembang seperti kereta cepat LRT dan Bus Rapit Transit (BST).

Kemenhub juga telah menyediakan sebanyak 5.000 kartu angkutan berisikan saldo senilai Rp25 ribu khusus mahasiswa dan pelajar yang bisa digunakan secara elaboratif untuk LRT, BRT dan Angkot selama satu bulan.

Pengintegrasian ketiga kendaraan umum itu, dilakukan dalam upaya memaksimalkan program Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum (GNKAU) yang diluncurkan secara langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru di Palembang, pada Minggu (27/2).

Baca Juga: Harga CPO Naik, Petani Sawit Sumsel Mengaku Raup Untung tapi Harga Pupuk Ikut Naik

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait